Kamis, 11 Jun 2026 23:05 WIB

Dukun Palsu Pengganda Uang di Banyuwangi Diringkus Polisi

Tersangka dukun palsu saat diperiksa penyidik. (Foto: Polsek Purwoharjo/jatimnow.com)
Tersangka dukun palsu saat diperiksa penyidik. (Foto: Polsek Purwoharjo/jatimnow.com)

Banyuwangi - Berkedok bisa menggandakan uang miliaran rupiah, Saiful Huda (49), warga Dusun Bulusan, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo diamankan pihak Polsek Purwohrajo.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Deddy Foury Millewa melalui Kapolsek Purwoharjo AKP Budi Hermawan mengatakan, penangkapan pelaku setelah ada laporan dari korban pada 6 Juli 2022 ke Unit Reskrim Polsek Purwoharjo.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

"Setelah mendapat laporan dari korban, pelaku kita tangkap di area ATM BCA pasar Purwoharjo,” terang Kapolsek Purwoharjo, Senin (11/7/2022).

Korban bernama Wahyudi (37), warga Dusun Simbar, Desa Tampo, Kecamatan Cluring ke Polsek Puwoharjo.

AKP Budi Hermawan membeberkan kronologis yang dialami korban. Pada 1 Februari 2021 sekira pukul 19.30 WIB, korban ditelepon oleh Ali Magfur.

"Dalam pembicaraan di telepon korban diberitahu bahwa ada orang yang bisa menggadakan uang sebanyak-banyaknya, dengan media keris," papar Kapolsek.

Selanjutnya korban diantar oleh Ali Magfur ke rumah pelaku. Ali mengatakan bila ingin menggandakan uang harus menyiapkan uang sebesar Rp35 juta dan akan digandakan menjadi Rp12 miliar.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Pada 4 Februari 2021 korban transfer uang sebesar Rp35 juta kepada Ali Magrfur untuk di berikan kepada pelaku.

“Uang sebesar 35 juta itu sebagian dipergunakan untuk membeli minyak yellow Turki untuk sarana memberi makan keris yang dijadikan sarana menggandakan uang. Dalam waktu 15 hari uang sisa pembelian minyak akan berlipat ganda menjadi 12 miliar,” kata Kapolsek.

Setelah proses yang pertama gagal, kemudian pelaku meminta uang lagi kepada korban sejumlah Rp225 juta. Alasannya uang yang pertama tidak bisa digandakan karena sarananya kurang.

Baca Juga: Akal Bulus Komplotan Penipu di Gresik Bikin Sales Susu UHT Asal Kediri Rugi Puluhan Juta

Oleh korban permintaan pelaku kembali diberikan uang sebesar Rp225 juta. Sampai sekarang uang tersebut tidak bisa digandakan, akhirnya korban melapor ke Polsek Purwoharjo.

"Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp260 juta," ujar Kapolsek.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.