Sabtu, 20 Jun 2026 05:25 WIB

Halangi Jemput Paksa Mas Bechi, Polda Jatim Tetapkan 5 Orang Tersangka

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Jumat, 08 Jul 2022 13:34 WIB
Konferensi pers pelimpahan Tahap II, tersangka dugaan pencabulan di Rutan Klas 1 Surabaya di Medaeng. (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)
Konferensi pers pelimpahan Tahap II, tersangka dugaan pencabulan di Rutan Klas 1 Surabaya di Medaeng. (Foto: Ni'am Kurniawan/jatimnow.com)

Surabaya - Kepolisian telah menahan DPO kasus dugaan pencabulan MSAT (Moch Subchi Azal Tzani alias Mas Bechi) setelah menyerahkan diri. Selain itu, penyidik juga menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus ini.

Penetapan tersangka terhadap lima orang itu setelah terbukti mencegah proses penyidikan atau penangkapan terhadap Bechi yang dilakukan polisi.

Baca Juga: Lomba Pioneering Latih Kekompakan dan Mental Santri Nurul Jadid

"Jadi, kemarin dari 321 yang telah diamankan dalam proses penangkapan 7 Juli 2022, gabungan tim penyidik dari Ditreskrimum Polda Jatim dan penyidik yang dibentuk Kapolres Jombang telah menetapkan 5 tersangka," kata Dir Reskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Totok Suharyanto saat merilis kasus tersebut di Rutan Medaeng, Jumat (8/7/2022).

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

"Rencana siang hari ini dilakukan penahanan terhadap mereka, dengan pasal 19 UU 12 2022 tentang tindak pidana asusila berkaitan dengan perbuatan mencegah proses penyidikan dalam konteks ini tahap II. Ancaman hukumannya 5 tahun," tambahnya.

Mas Bechi resmi ditahan usai menyerahkan diri setelah 15 jam dikepung polisi di Ponpes Majma'al Bahrain Shiddiqiyyah, Losari, Ploso, Jombang.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Putra dari KH Muhammad Mukhtar Mukti, pimpinan Shiddiqiyyah itu merupakan guru sekaligus wakil rektor di pesantren tersebut. Dia ditetapkan tersangka oleh Penyidik Polda Jatim dalam kasus dugaan pencabulan terhadap santriwati asal Jawa Tengah.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.