Kamis, 18 Jun 2026 22:09 WIB

Menyerah Usai Dikepung Polisi 15 Jam, Mas Bechi Kini Dibawa ke Polda Jatim

Mobil milik keluarga Pesantren Shiddiqiyyah yang diduga ditumpangi Mas Bechi menuju Polda Jatim dikawal sejumlah mobil polisi (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Mobil milik keluarga Pesantren Shiddiqiyyah yang diduga ditumpangi Mas Bechi menuju Polda Jatim dikawal sejumlah mobil polisi (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Jombang - Usai dikepung polisi sekitar 15 jam, DPO kasus dugaan pencabulan MSAT (Moch Subchi Azal Tzani alias Mas Bechi) akhirnya menyerahkan diri, sekitar 23.35 WIB, Kamis (7/7/2022).

Putra dari KH Muhammad Mukhtar Mukti, Pimpinan Ponpes Majma'al Bahrain Shiddiqiyyah itu langsung dibawa ke Polda Jatim untuk menjalani proses hukum selanjutnya.

Baca Juga: Lomba Pioneering Latih Kekompakan dan Mental Santri Nurul Jadid

"Malam hari ini, yang bersangkutan menyerahkan diri kepada kami. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung jalannya penegakan hukum ini," kata Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta di lokasi.

Dari pantauan jatimnow.com di lokasi, dari pintu utama Pesantren Shiddiqiyyah keluar sejumlah mobil polisi dan dua mobil mewah yang disebut kendaraan keluarga Mas Bechi.

Baca Juga: Pesan Kiai Zuhri Zaini, Mengapa Beragama Tak Cukup Hanya Modal Cerdas?

Informasinya, guru sekaligus Wakil Rektor Pesantren Shiddiqiyyah itu berada di salah satu mobil mewah milik keluarganya itu.

Mas Bechi ditetapkan sebagai tersangka oleh Penyidik Polda Jatim dalam kasus dugaan pencabulan terhadap santriwati asal Jawa Tengah yang mondok di Pesantren Shiddiqiyyah.

Baca Juga: Muscab 2026, PPP Lamongan Buka Pintu Lebar untuk HMI, PMII, dan Santri

Karena selalu mangkir dari panggilan sebagai tersangka, Mas Bechi akhirnya ditetapkan sebagai DPO. Kasus dugaan pencabulan itu mencuat sejak 2019. Dalam perjalanannya, Mas Bechi kemudian ditetapkan sebagai tersangka pada Tahun 2020.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.