Minggu, 14 Jun 2026 19:35 WIB

Daftar Haji Furoda, Wakil Ketua DPRD Tulungagung Gagal Berangkat

Ilustrasi keberangkatan jemaah calon haji (Foto: Dok. jatimnow.com)
Ilustrasi keberangkatan jemaah calon haji (Foto: Dok. jatimnow.com)

Tulungagung - Keinginan untuk menunaikan ibadah haji tahun ini harus dipendam lagi oleh Wakil Ketua DPRD Tulungagung, Ahmad Baharudin.

Politisi Partai Gerindra ini menjadi salah satu jemaah haji furoda, yang gagal berangkat. Padahal dia mendaftar melalui salah satu biro perjalanan haji dan umroh terkemuka. Dia gagal berangkat bersama 60 orang lainnya.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Baharudin mengaku masih berada di Jakarta untuk mendapatkan kepastian dari pihak biro perjalanan. Pria yang sudah dua kali menjabat sebagai anggota legislatif ini mendaftar haji furoda pada Tahun 2019 lalu.

Awalnya Baharudin akan berangkat haji di Tahun 2020. Namun karena pandemi Covid-19 melanda dunia, rencana tersebut batal.

"Saya juga sudah ikut manasik haji di Tahun 2020, tapi tidak jadi berangkat karena Pemerintah Arab Saudi waktu itu meniadakan ibadah haji karena Covid-19," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (7/7/2022).

Terdapat dua pilihan harga yang ditawarkan oleh pihak biro perjalanan. Yakni 25 ribu dolar Amerika untuk satu kamar berisi empat orang dan 26 ribu dolar Amerika untuk satu kamar berisi dua orang.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Baharudin memilih paket kedua karena berangkat bersama istrinya. Harga tersebut belum termasuk tiket keberangkatan dari Juanda Surabaya ke Jakarta. Rencananya Baharudin akan berangkat pada Minggu (3/7/2022) lalu.

"Tapi ternyata visa dari Pemerintah Arab Saudi belum jadi dan semalam dipastikan kami batal berangkat," tuturnya.

Total terdapat 62 calon jemaah haji furoda yang gagal berangkat dari biro perjalanan yang sama. Empat di antaranya berasal dari Tulungagung. Pihak biro perjalanan memberikan pilihan kepada jemaah untuk mengambil kembali uang pendaftaran atau berangkat tahun depan.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Pemberitahuan ini diumumkan secara lisan. Meskipun begitu, Baharudin mengaku belum mengambil sikap atas pilihan tersebut.

"Sekarang yang paling penting pulang dulu ke rumah, ini sedang mencari tiket untuk bisa pulang," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.