Personel Pengamanan Jemput Paksa Tersangka Pencabulan Santri di Jombang Ditambah
- Penulis : Elok Aprianto
- | Kamis, 07 Jul 2022 09:10 WIB
Jombang - Upaya jemput paksa MSAT, tersangka pencabulan santri di Ponpes Sidiqiyah, Ploso, Jombang, mendapatkan perlawanan, Kamis (7/7). Personel Brimob yang siaga di lokasi pun ditambah.
Sedikitnya ada dua truk yang tiba pada pukul 8.44 WIB. Mereka berhenti di pintu masuk Pondok Pesantren Sidiqiyah yang berada di sisi Selatan. Terlihat puluhan personel Brimob mengenakan seragam khusus. Bahkan tampak personel membawa masker yang dikemas dalam tas kain warna oranye.
Baca Juga: Lomba Pioneering Latih Kekompakan dan Mental Santri Nurul Jadid
Usai turun dari truk pengangkut, para personel Brimob memasuki pintu samping Pondok Pesantren Sidiqiyah di sisi Selatan. Pintu ini melewati area perkampungan warga Desa Losari. Tak hanya itu, pintu gapura masuk ke area pondok pesantren Sidiqiyah juga ditutup rapat oleh personel Brimob.
Baca Juga: Pesan Kiai Zuhri Zaini, Mengapa Beragama Tak Cukup Hanya Modal Cerdas?
Perlu diketahui, sebelumnya satu anggota Brimob dilarikan ke rumah sakit menggunakan mobil ambulans Biddokkes. Dia mengalami luka pada tangannya usai diserang pengikut MSAT dengan parang.
Baca Juga: Muscab 2026, PPP Lamongan Buka Pintu Lebar untuk HMI, PMII, dan Santri
Editor : Sofyan Cahyono