Senin, 15 Jun 2026 19:40 WIB

Pasangan Kumpul Kebo di Mojokerto Ditangkap Polisi, Lho?

Ilustrasi pasangan/jatimnow.com
Ilustrasi pasangan/jatimnow.com

Mojokerto - Pria dan wanita yang sehari-hari kumpul kebo disergap anggota Satresnarkoba Polres Mojokerto ketika hendak membeli sabu di tepi jalan Desa Brangkal, Kecamatan Sooko.

Pasangan itu berinisial AA (36), warga Dusun Sambisari, Desa Beloh, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto dan FL (23), wanita asal Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Kasi Humas Polres Mojokerto, Iptu Tri Hidayati mengatakan, pihaknya sering menerima aduan dari masyarakat jika di jalan itu sering terjadi transaksi yang mencurigakan.

"Pasangan itu mengambil ranjauan paket sabu. Kami dapati satu paket sabu seberat 0,45 gram setelah menggeledah kedua pelaku di pinggir jalan," terang Tri, Sabtu (2/7/2022).

Kolase pasangan kumpul kebo yang ditangkap Satresnarkoba Polres Mojokerto (Foto: Humas Polres Mojokerto for jatimnow.com)Kolase pasangan kumpul kebo yang ditangkap Satresnarkoba Polres Mojokerto (Foto: Humas Polres Mojokerto for jatimnow.com)

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Dia menambahkan, pasangan itu mengaku membeli barang terlarang tersebut dari seorang pengedar dan sudah dua tahun menjadi pengguna narkotika.

"Mereka sudah lama sebagai pemakai narkoba. Setelah beli, mereka pesta narkoba di kos-kosan wilayah Sooko. Statusnya bukan suami istri. Mereka pasangan kumpul kebo," bebernya.

Baca Juga: Sumenep Geger, Kokain Puluhan Miliar Terdampar di Pantai Kahuripan

Menurut Tri, sang pengedar yang rutin memasok sabu kepada pasangan tersebut sejak beberapa tahun terakhir, kini masih diburu.

"Ini masih terus kami kembangkan, tidak berhenti sampai di sini. Kedua pelaku sudah kami amankan," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.