Minggu, 21 Jun 2026 23:02 WIB

Penampakan Senpi yang Dipakai Pelaku untuk Menembak Juragan Rongsokan Sidoarjo

Senjata api yang digunakan pelaku untuk menembak juragan rongsokan di Candi, Sidoarjo (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)
Senjata api yang digunakan pelaku untuk menembak juragan rongsokan di Candi, Sidoarjo (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)

Sidoarjo - Jo, eksekutor penembakan terhadap Moh Sabar (37), juragan rongsokan di Desa Tenggulunan, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo menggunakan senjata api kaliber 45 dalam aksinya.

Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, AKP Oscar Stefanus menjelaskan bahwa proyektil ditemukan bersarang dalam tubuh korban dan selongsong peluru berhasil diamankan saat identifikasi dan olah TKP.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

"Dari selongsong yang ditemukan saat olah TKP, kita dapat menyimpulkan bahwa jenis peluru yang digunakan adalah kaliber 45," ujar Oscar, Jumat (1/7/2022).

Menurut Oscar, selongsong dan proyektil yang ditemukan tersebut kini telah dikirimkan ke Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Dari tangan pelaku Jo ini kami juga menemukan 6 butir peluru," jelas dia.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

Namun, Oscar masih belum bisa menyimpulkan senjata api jenis apa yang dipakai pelaku saat beraksi, hingga menyebabkan nyawa Sabar tidak tertolong.

"Untuk menentukan ini senjata organik, rakitan atau pabrikan, kita menunggu hasil labfor. Nantinya akan diuji di labfor apakah senjata ini identik atau tidak," teranganya.

Sebelumnya pelaku Jo mengaku disuruh oleh E untuk membunuh korban, dengan janji upah Rp 100 juta. E yang kini masih diburu merupakan sepupu korban. Dia menyuruh Jo lantaran menyimpan dendam, lantaran korban pernah menggoda istrinya.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

"E yang saat ini masih buron ini menyuruh Jo lantaran sakit hati. Istri E pernah digoda oleh korban," sambung Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

Penembakan itu dilakukan Jo sekitar pukul 20.00 WIB, Rabu (29/6/2022) di bawah Flyover Candi. Korban mengalami luka tembak di bagian lengan kiri dan leher kiri hingga meninggal dunia setelah beberapa hari mendapat perawatan di rumah sakit.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.