Jumat, 19 Jun 2026 08:31 WIB

Emak-emak Tutup Nopol Pakai Celana Dalam, Jadi Duta ETLE Polres Lamongan

Keempat emak-emak viral di Lamongan, saat diamankan dan disanksi pemberian tugas jadi duta untuk menyebar luaskan info ETLE. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Keempat emak-emak viral di Lamongan, saat diamankan dan disanksi pemberian tugas jadi duta untuk menyebar luaskan info ETLE. (Foto : Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

Lamongan - Emak-emak yang menutupi nomor polisi (Nopol) motornya terbebas dari hukuman. Sebelumnya sempat diamankan Polres Lamongan. Keempat orang warga Desa Miru, Kecamatan Sekaran itu kini malah jadi Duta ETLE.

Kapolres Lamongan, AKBP Miko Indrayana menyampaikan bahwa keempat orang, pembuat sekaligus pemeran dalam video tersebut mengakui kesalahan yang mereka perbuat.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Motifnya, sekadar membuat konten dan konsumsi pribadi, karena keterbatasan pengetahuan dan telah kami beri edukasi. Mereka kami tugaskan menjadi Duta ETLE Polres Lamongan," ungkap Miko, Jumat (1/7/2022).

Keempat orang yang diamankan tersebut yakni, A, L, T, dan R. Karena sudah dibekali pengetahuan tentang wawasan ETLE ini, kata Miko, mereka terbebas dari hukuman dan tugas menyebarluaskan info ETLE ini.

Baca Juga: Bising dan Bikin Resah, 21 Motor Berknalpot Brong Terjaring Patroli di Babat Lamongan

"Diharap bisa jadi pembelajaran untuk kita semua, baik secara etika maupun moral," terangnya.

Sementara itu, salah satu emak-emak yang diamankan berinisial A mengakui seluruh perbuatanya kepada warga Lamongan di hadapan Kapolres Lamongan. Ia pun meminta maaf atas kegaduhan yang dibikinnya itu.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Saya mengakui kesalahan saya yang meletakan BH dan CD saya ke motor saya. Saya meminta maaf kepada jajaran Kapolres Lamongan beserta jajaran dan warga masyarakat Lamongan. Saya tidak akan mengulangi perbuatan saya lagi," ucap A.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.