Jumat, 19 Jun 2026 23:33 WIB

Pemkot Pasuruan Sosialisasikan Penataan Wisata Religi Terintegrasi Alun-alun

  • Penulis : Moch Rois
  • | Rabu, 29 Jun 2022 09:52 WIB
Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (kanan).(Foto: Humas Pemkot Pasuruan)
Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (kanan).(Foto: Humas Pemkot Pasuruan)

Pasuruan - Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan melakukan sosialisasi Penataan Kawasan Wisata Religi Terintegrasi Alun-Alun Kota Pasuruan. Acara berlangsung di gedung Gradika Bhakti Praja, Senin (27/6/2022). Semua Kepala OPD, camat, lurah dan para pedagang kaki lima di kawasan alun-alun dihadirkan dalam sosialisasi.

Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf menyampaikan, penataan kawasan alun-alun menjadi sebuah urgensi yang harus dilaksanakan. Hal ini mengingat potensi peningkatan perekonomian di kawasan sekitar alun-alun sangat besar.

Baca Juga: Jelang Muktamar NU, Gus Lilur Ingatkan Bahaya Politik Praktis

"Kota Pasuruan dianugerahi potensi wisata religi yang sangat besar dengan adanya makam Kiai Hamid yang terletak dekat alun-Alun. Kami ingin wisatawan yang datang tidak hanya berziarah. Namun juga menikmati kawasan alun-alun dan membelanjakan uangnya di sekitar alun-Alun", ujar Gus Ipul.

Demi mewujudkan hal tersebut, langkah awal yang harus dilakukan adalah membuat wisatawan betah berlama-lama di kawasan alun-alun. Sudah tercanang beberapa program yang akan dilakukan Pemkot Pasuruan demi menjadikan alun-alun kota sebagai ikon baru.

Menurut Gus Ipul, upaya mempercantik alun-alun menjadi komitmen Pemkot Pasuruan dalam memberikan palayanan kepada wisatawan. Khususnya peziarah makam Kiai Hamid serta masyarakat umum yang datang ke Kota Pasuruan.

"Di kota lain, alun-alun ditata sedemikian rupa agar menjadi jujugan wisatawan. Kami akan membuat alun-alun menjadi lebih cantik dengan melakukan revitalisasi di beberapa titik. Selain itu, kami akan tata juga lokasi para pedagang di sekitar alun-alun agar wisatawan setelah berziarah ke makam Kiai Hamid tidak buru buru pulang. Namun bisa belanja-belanja dulu di Kota Pasuruan," ucapnya.

Baca Juga: Pidato 4 Bahasa Siswa Sekolah Rakyat Sambut Kunjungan Menteri Sosial ke Gresik

Mengutip keterangan yang disampaikan wali kota, terdapat beberapat sasaran revitalisasi yang akan digarap Pemkot Pasuruan. Di antaranya pembangunan payung Madinah, revitalisasi drainase dan trotoar, revitalisasi taman dan tugu alun-alun, revitalisasi kawasan water tower sebagai sentra pedagang kaki lima dan pusat oleh-oleh, revitalisasi penerangan jalan umum dan fasilitas keselamatan, serta penataan pedagang kaki lima.

"Tujuan pemkot merevitalisasi alun-alun semata-mata untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Pasuruan. Ribuan wisatawan datang untuk berziarah. Jika semakin banyak yang datang ke Kota Pasuruan dan kerasan, mereka belanja, otomatis pendapatan para pedagang ini akan meningkat," katanya.

Gus Ipul menambahkan, kebersihan di Kota Pasuruan juga menjadi perhatian pihaknya bersama jajaran terkait. Untuk menunjang kawasan wisata religi terintegrasi, maka masyarakat Kota Pasuruan harus disiplin dalam ikut menjaga kebersihan di Kota Pasuruan agar wisatawan merasa nyaman.

Baca Juga: Gus Ipul Jadi Ketua Panitia Muktamar ke 35 NU

"Ini adalah langkah untuk mewujudkan Kota Pasuruan yang Madinah. Maju ekonominya, indah kotanya, harmoni warganya. Untuk itu, saya mohon dukungan semua pihak dalam pembangunan ini agar Kota Pasuruan semakin maju," ajaknya.

Dalam kegiatan tersebut, para undangan diberikan kesempatan untuk memberikan masukan serta menyampaikan uneg-uneg terkait program revitalisasi kawasan alun-alun. Para undangan sangat mendukung program pemkot demi tujuan memperindah kota Pasuruan yang bermuara pada peningkatan perekonomian masyarakat.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.