Sabtu, 20 Jun 2026 21:49 WIB

Jemaah Haji Asal Tulungagung Meninggal Dunia dan Dimakamkan di Mekkah

Calon Jemaah Haji asal Tulungagung saat hendak diberangkatkan.(Foto: Bramanta Pamungkas)
Calon Jemaah Haji asal Tulungagung saat hendak diberangkatkan.(Foto: Bramanta Pamungkas)

Tulungagung - Seorang jemaah haji asal Kabupaten Tulungagung meninggal dunia di Tanah Suci. Jemaah bernama Alfin Hartini itu meninggal karena penyakit kanker serviks yang dideritanya. Saat ini jemaah telah dimakamkan di Mekkah.

Plt Kasi Pelaksanaan Haji dan Umrah Kemenag Tulungagung Supriono mengatakan, jemaah meninggal dunia pada Kamis (23/06/2022) lalu. Penyakit kanker serviks yang diderita jemaah asal Kecamatan Bandung itu sudah terdeteksi sebelum berangkat haji. Saat hendak diberangkatkan, kondisi jemaah sehat sehingga bisa berangkat bersama rombongan.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

"Kondisinya sangat sehat sebelum berangkat, sehingga bisa terbang bersama rombongan kloter," ujarnya, Rabu (29/06/2022).

Setibanya di Tanah Suci, kondisi kesehatan jemaah mengalami penurunan. Jemaah sempat dirawat di sebuah rumah sakit di Mekkah selama dua hari. Namun kondisinya tidak berangsur membaik dan jemaah meninggal dunia.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Kondisinya sekarang sudah dimakamkan. Jadi sakitnya itu sudah sebelum berangkat. Tapi kondisinya baik dan sehat sehigga boleh terbang," terangnya.

Selain itu terdapat seorang jemaah asal Tulungagung yang juga sempat dirawat kerena penyakit stroke. Namun jemaah tersebut kondisinya berangsur membaik dan kini sudah keluar dari rumah sakit. Saat ini tidak ada jemaah yang dirawat di rumah sakit.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

"Alhamdulilah sudah sembuh dan bisa menjalani ibadah lagi," pungkasnya.

 

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.