Minggu, 21 Jun 2026 05:12 WIB

Ibu di Tulungagung Tewas Terjatuh dari Tangga, Polisi Temukan Luka Cakar

Polisi lakukan olah TKP di rumah korban. (Foto: Polres Tulungagung for jatimnow.com)
Polisi lakukan olah TKP di rumah korban. (Foto: Polres Tulungagung for jatimnow.com)

Tulungagung - Satreskrim Polres Tulungagung menyelidiki kasus kematian SU (43), warga Desa Besole, Kecamatan Besuki. Korban ditemukan tewas di rumahnya kemarin, Jumat (24/6/2022) sekira pukul 09.00 WIB.

Pihak keluarga melaporkan korban diduga tewas setelah terjatuh dari tangga rumah. Namun polisi menemukan sejumlah kejanggalan dalam kasus ini. Diduga sempat terjadi penganiayaan sebelum korban terjatuh.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Mohammad Anshori mengatakan begitu menerima laporan Tim Inafis bersama dengan anggota Polsek Besuki dan Tim Medis langsung datang ke lokasi kejadian.

Kematian korban pertama kali diketahui oleh suaminya sendiri. Kepada polisi, suami korban mengaku baru saja mengantarkan anaknya ke sekolah dan saat kembali ke rumah mendapati korban sudah meninggal dunia.

"Informasi pertama dari saksi itu, korban jatuh dari tangga, tapi ini masih kita lakukan pendalaman," ujarnya, Sabtu (25/6/2022).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Berdasarkan proses identifikasi dan pemeriksaan awal di lokasi kejadian, polisi menemukan sejumlah kejanggalan dan menduga korban meninggal dunia secara tidak wajar. Mereka lalu membawa jenazah korban ke rumah sakit untuk diautopsi. Selain itu polisi juga melakukan olah TKP lanjutan di lokasi kejadian dan memeriksa sejumlah saksi.

"Terdapat tiga saksi yang kami periksa di Polsek Besuki. Yang jelas mereka adalah yang pertama kali melihat korban dan yang membantu mengevakuasi korban," terangnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Polisi menemukan adanya luka cakar pada jenazah korban. Namun belum diketahui pasti asal luka tersebut. Mereka juga belum berani menyimpulkan penyebab kematian korban. Polisi masih menunggu hasil autopsi untuk mengetahui pasti penyebab kematiannya.

"Ada luka cakar, tapi kami belum berani menyimpulkan, kita tunggu hasil autopsi dulu," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.