Jumat, 19 Jun 2026 12:18 WIB

Kemeriahan HUT IBI ke-71 di Lamongan, Adu Gaya hingga Setumpuk Tugas Kemanusiaan

Keseruan jalan sehat di acara HUT IBI ke-71 di Lamongan. (Foto: Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)
Keseruan jalan sehat di acara HUT IBI ke-71 di Lamongan. (Foto: Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)

Lamongan - Ikatan Bidan Indonesia (IBI) memasuki usia ke-71 tahun. Di Lamongan peringatan hari jadi tersebut digelar meriah. Mulai dari para bidan beradu gaya dengan berbagai kostum lucu hingga tantangan menekan angka stunting pada anak.

Kegiatan dibingkai dengan acara jalan sehat yang diikuti 1.307 bidan di Lamongan. Para peserta pun sangat antusias dengan mengenakan beragam pakaian adat maupun kostum anak SD dan sejenisnya.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Meski digelar sederhana, acara tersebut juga menyisipkan setumpuk tugas untuk menurunkan angka stunting.

Wakil Bupati Lamongan, KH. Abdul Rouf menyebut, prevelensi stunting di Lamongan pada tahun 2021 diangka 20,5 persen dan ditargetkan turun di bawah 14 persen di tahun 2024.

“Kolaborasi penanganan stunting yang tidak bisa ditangani satu sektor atau dinas saja tapi dilakukan bersama sama secara kolaboratif. Peran bidan tidak ringan, bidan merupakan garda terdepan dalam menyelamatkan kesehatan dan kelahiran generasi bagsa ini,” ucap Kiai Rouf.

Baca Juga: Tingkatkan Indeks Harapan Hidup, Pemkab Lamongan Ajak 600 Lansia Peringati HLUN

Dijelaskan, Pemkab Lamongan telah membentuk Tim Pendamping Keluarga (TPK) sebanyak 1.038 tim dengan jumlah anggota sebanyak 3.108 orang yang terdiri dari tenaga kesehatan, kades PKK dan kader KB.

"Pendampingan ini ditujukan kepada calon pengantin (Catin), ibu hamil dan ibu yang memiliki anak baduta (usia 0-23 bulan) agar percepatan penurunan stunting berjalan efektif dan tepat sasaran," ujarnya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Tak hanya persoalan stunting, HUT bertemakan, Perjalanan Panjang Profesi Bidan Mewujudkan Generasi Unggul Menuju Indonesia Maju, juga diharapkan Kiai Rouf sebagai pelecut untuk menekan angka kematian ibu dan bayi di Lamongan.

“Kesehatan ibu dan bayi masih menjadi persoalan yang terus dihadapi. Dimana terdapat 23 kasus atau 148,29 kematian ibu per 100.000 kelahiran hidup. Sementara jumlah kasus kematian bayi ada 80 kasus atau 5,16 per 1000 kelahiran hidup di Kabupaten Lamongan,” pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.