Kamis, 18 Jun 2026 13:09 WIB

Namanya Diduga Dicatut dalam Penerimaan BPNT, Warga di Sidoarjo Lapor Polisi

Ilustrasi KTP/jatimnow.com
Ilustrasi KTP/jatimnow.com

Sidoarjo - Merasa selama ini tidak pernah mendaftarkan diri dan menerima Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), seorang warga Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo melapor ke polisi.

Pelapor berinisial PA (54), mengaku kaget ketika diberi kabar bahwa namanya tercatut sebagai penerima BPNT tersebut. Dia menegaskan bahwa hingga hari ini dirinya tidak pernah menerima uang tunai dari program tersebut.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Dia hanya mengetahui jika dulu sempat menerima bantuan di desa senilai Rp200 ribu dengan membawa fotokopi KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang diserahkannya.

"Saya awalnya diajak bos saya ke kantor BNI, rencananya mau dibukakan rekening untuk tabungan saya. Pikir saya dibuatkan rekening itu kan karena biar saya mudah nyimpan uang buat umroh. Tapi saya kaget begitu dikasih tahu kalau saya sudah pernah membuka rekening atas nama saya sendiri. Padahal saya aja ke bank ya baru kali ini," terang PA saat ditemui rumahnya, Kamis (23/6/2022).

Menurut PA, saat berada di bank, saat itu ia dijelaskan oleh petugas bahwa di dalam printout rekening atas namanya telah menerima dan menarik uang Rp. 1.100.000 dua kali.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

"Nah kalau yang di bank kemarin itu, nilainya Rp1,1 juta. Itu dua kali cair dan ditarik. Berarti totalnya Rp2,2 juta," tambah dia.

Dari kejadian tersebut, PA langsung melapor ke Polresta Sidoarjo, karena ia tidak pernah merasa menerima uang bantuan tersebut.

Sementara Kasihumas Polresta Sidoarjo, Iptu Tri Novi Handono membenarkan bahwa korban sudah melapor.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

"Ya, sudah ada laporan," jawab Tri Novi.

Menurutnya, laporan itu masih dalam penyelidikan Satreskrim untuk mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam pencatutan nama pelapor.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.