Senin, 15 Jun 2026 18:16 WIB

Wali Kota Mojokerto Studi Pengelolaan Pariwisata ke Wakatobi

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat studi tiru pengelolaan pariwisata di Kabupaten Wakatobi.(Foto: Diskominfo Kota Mojokerto for jatimnow.com)
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat studi tiru pengelolaan pariwisata di Kabupaten Wakatobi.(Foto: Diskominfo Kota Mojokerto for jatimnow.com)

Mojokerto - Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama jajaran bertandang ke Kabupaten Wakatobi. Kunjungannya dalam rangka mendapatkan informasi dan skema pariwisata. Pasalnya, Wakatobi sudah terlebih dahulu menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) khususnya di bidang pariwisata.

"Sektor pariwisata adalah prioritas baru bagi Pemerintah Kota Mojokerto. Maka kami perlu menimba ilmu mendapatkan informasi terkait skema dalam pengelolaan pariwisata di Kota Mojokerto," kata Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto dalam keterangan tertulis, Kamis (23/6/2022).

Baca Juga: Pariwisata RI Terancam Konflik Global, Ini Strategi Amankan Turis

Ia menjelaskan, pariwisata berbasis sejarah dan budaya merupakan prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Mojokerto.

"Berdasarkan prioritas tersebut, kami mendapatkan lokasi prioritas dari Badan Perencana Pembangunan Nasional (Bappenas) pada 2023 untuk Dana Alokasi Khusus (DAK) pariwisata tematik terintegratif. Yaitu, pembuatan Kawasan Wisata Bahari Majapahit," terangnya.

Baca Juga: Bising Kota Malang Tiba-tiba Hilang di Tempat Ini

Sementara itu, Bupati Wakatobi Haliana menyebutkan, pihaknya menyambut baik dan bangga atas kedatangan Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari. Ia pun banyak belajar ke Kota Mojokerto.

"Walaupun judulnya studi tiru kepada Wakatobi, namun pada akhirnya banyak hal yang kami banyak belajar dari Kota Mojokerto. Banyak sukses story yang bisa kami tiru," ungkap Haliana.

Baca Juga: Foto: Menjelajah Penglipuran, Simbol Keteguhan Bali Menjaga Warisan Leluhur

Kabupaten Wakatobi sudah settle untuk pariwisata. Kurang lebih 5 tahun dan menjadi lokpri untuk DAK tematik terintegratif.

"Kelebihan ini banyak menjadi pertimbangan daerah lain untuk menimba ilmu di Wakatobi. Harapannya apa yang menjadi diskusi kami, bisa berguna untuk masyarakat Mojokerto," pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.