Jumat, 19 Jun 2026 09:15 WIB

Dugaan Penipuan Rekrutmen ASN di Sidoarjo, Terlapor Mengaku sebagai Perantara

Seragam yang diterima AS dari KSM terkait dugaan penipuan rekrutmen ASN di Sidoarjo. (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)
Seragam yang diterima AS dari KSM terkait dugaan penipuan rekrutmen ASN di Sidoarjo. (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)

Sidoarjo - Terlapor dugaan penipuan bermodus rekrutmen ASN di Sidoarjo membantah dirinya melakukan aksi penipuan yang merugikan AS (25) hingga Rp65 juta. KSM (57) terlapor dalam kasus ini, menyebut dirinya hanya sebagai perantara.

Menurut warga Beciro, Jumputrejo, Sukodono tersebut, dirinya diminta sebagai penyalur tenaga honorer ke lembaga pusat bernama LP5N-NKRI.

Baca Juga: Jadwal WFH ASN Pemprov Diubah Jumat, Apa Kabar Pelayanan Publik?

“Saya ini dilaporkan oleh pihak sana terkait penipuan pada tahun lalu. Tapi sebelur mnya sudah saya jelaskan, kalau uang tersebut bisa kembali ketika proses (rekrutmen) ini selesai. Tapi mereka nggak sabar, jadi mendesak saya terus untuk segera memgembalikan secepatnya,” ujar KSM, Rabu (22/6/2022).

Ia mengakui sudah diperiksa Polresta Sidoarjo terkait laporan AS. Ia pun berharap kepolisian turut memeriksa pihak LP5N-NKRI.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

“Pemanggilan pertama itu saya datang. Intinya saat itu saya ditanyai terkait dana yang telah diberikan keluarga AS itu ke mana. Dan sudah saya jelaskan juga karena saya juga ada bukti transfernya, kalau uang itu saya setorkan ke pusat LP5N-NKRI melalui transfer antar bank,” jelasnya.

“Seharusnya kan orang-orang pusat juga dipanggil untuk pemeriksaan. Karena saya ini kan intinya hanya perantara menyetorkan saja,” terangnya.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Menurutnya, LP5N-NKRI yang ia ikuti selama ini adalah lembaga independen negara yang difungsikan untuk mengangkat pegawai honorer yang ada di Indonesia. Ia pun meyakini lembaga yang disebutnya merupakan lembaga legal.

“Jadi, lembaga ini adalah lembaga independen yang didanai oleh dana hibah negara dan bank dunia. Jadi ke depan, jika sudah berjalan, lembaga ini akan mengangkat 7 juta pegawai honorer yang ada di Indonesia,” tutupnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.