Minggu, 21 Jun 2026 01:55 WIB

Kapal Fajar Nusantara Terbalik di Perairan Pulau Sapudi, 14 Penumpang Selamat

Penumpang Kapal Fajar Nusantara yang dikabarkan tenggelam di sekitar Perairan Kaloang, Pulau Sapudi, Sumenep.(Foto: Sahbandar for jatimnow.com)
Penumpang Kapal Fajar Nusantara yang dikabarkan tenggelam di sekitar Perairan Kaloang, Pulau Sapudi, Sumenep.(Foto: Sahbandar for jatimnow.com)

Sumenep - Kapal barang jenis General Cargo Fajar Nusantara mengalami kecelakaan laut di Perairan Kaloang, Pulau Sapudi, Sumenep, Selasa (21/06/2022) malam. Kapal barang milik PT Satya Permai itu dikabarkan terbalik setelah dihantam ombak besar.

Kapal berisi 14 penumpang itu hilang kontak sekitar pukul 21.14 WIB. Terakhir terdeteksi di posisi 07009’08.1” LS // 114015’55,1” BT (sebelah Barat Pulau Sapudi). Kapal barang berlayar dari Surabaya menuju Kalimantan. Lokasi kejadian dari Dermaga Navigasi Tanjung Perak menuju LKK : 92 Nm (garis lurus).

Baca Juga: Pulang dari Malaysia, Fauzi Bangun Layanan Keuangan Warga Kangean

Informasi yang dirangkum jatimNow, 14 penumpang selamat. Termasuk nahkoda atas nama Satria Kukuh Pratama. Saat ini masih proses pemeriksaan manifes kapal.

"Sudah ditemukan dan sudah dibawa ke Penarukan Situbondo, mas. Lebih jelasnya langsung ke Sahbandar terdekat, mas, " ujar Kepala UPP Kelas III Sapeken Edi Kuswanto.

Baca Juga: Nenek 76 Tahun di Sumenep Ditemukan Tewas di Dasar Sumur 25 Meter

Terpisah, Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Perak Hernadi Tri Cahyanto menyatakan, Kapal Motor Fajar Nusantara berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya tujuan Balikpapan, Kalimantan, pada 19 Juni 2022 sekitar pukul 15.02 WIB.

"Namun pada 21-02-2022 pukul 21.14 WIB, kapal tidak jadi melintasi perairan Laut Jawa dikarenakan cuaca tidak bersahabat. Sehingga kapal berputar arah dan berlindung di sekitar Pulau Sapudi. Namun setelah itu hilang kontak, " katanya.

Baca Juga: Sumenep Geger, Kokain Puluhan Miliar Terdampar di Pantai Kahuripan

Sejak itu, dilakukan beberapa tindakan awal. Di antaranya melakukan pelaporan kejadian awal secara berjenjang, dan melakukan koordinasi dengan KUPP terdekat (KSOP Kalianget dan KUPP Sapudi). Termasuk berkoordinasi dengan BASARNAS Surabaya dan melakukan koordinasi dengan Stasiun Radio Pantai (SROP) Surabaya.

"Penyebab Kecelakaan belum diketahui secara spesifik. Kami masih proses mengumpulkan keterangan, " ucapnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.