Minggu, 21 Jun 2026 03:07 WIB

Menjambret di Mojokerto, Residivis dan Remaja 14 Tahun Diringkus

Pelaku Achmad Farits otak dari aksi penjambretan.(Foto: Satreskrim Polres Mojokerto for jatimnow.com)
Pelaku Achmad Farits otak dari aksi penjambretan.(Foto: Satreskrim Polres Mojokerto for jatimnow.com)

Mojokerto - Unit Resmob Satreskrim Polres Mojokerto berhasil menangkap dua pelaku penjambretan yang sudah tiga kali beraksi. Terakhir, mereka beraksi di Dlanggu. Kedua pelaku yakni Achmad Farits (25) asal Kenjeran, Kota Surabaya, dan MF (14), warga Mojokerto.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Gondam Pringgodani mengatakan, keduanya melakukan aksi penjambretan kepada korban YT (20) saat berboncengan dengan adiknya.

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

"Korban dan adiknya berboncengan naik motor. Tiba di jalan tuang sawah, dua pelaku memepet dan langsung mengambil paksa dompet yang berisi handphone, uang tunai, kartu ATM dan lainnya. Dompet ditaruh di dashboard motor," kata Gondam, Selasa (21/6/2022).

Setelah berhasil mengambil dompet korban, kedua pelaku langsung menggeber sepeda motor Satria yang dinaikinya.

Baca Juga: Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

"Korban selanjutnya melaporkan kejadian itu kepada kepolisian dan mengalami kerugian sekitar Rp5 juta. Saat ini kedua pelaku dan barang bukti diamankan di rutan Polres Mojokerto," tukas mantan Kanit Resmob Polrestabes Surabaya itu.

Sementara sumber terpercaya menjelaskan, otak dari aksi penjambretan adalah Achmad Farits. Ia baru saja keluar dari lapas karena kasus narkoba.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Otaknya semua itu Farits. Pengakuannya dia baru saja keluar lapas karena kasus narkoba di KP3 (Polres Tanjung Perak). Farits ini kalau main sendiri sudah terhitung 8 kali beraksi. Tapi kalau untuk bersama MF sudah 3 kali," pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.