Kamis, 18 Jun 2026 09:20 WIB

Jelang Pernikahan Kedua, Pria di Mojokerto Bunuh Diri di Samping Makam Istrinya

Polisi saat melakukan olah TKP bunuh diri. (Foto: Grup WhatsApp relawan)
Polisi saat melakukan olah TKP bunuh diri. (Foto: Grup WhatsApp relawan)

Mojokerto - Seorang pria ditemukan tewas di area makam Desa/Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Senin (20/6/2022) malam. Korban bernama Andri Budi Santoso (46) yang merupakan warga setempat. Pertama kali ditemukan, posisi korban tengkurap dengan kaki bersila dan berada di samping makam sang istri Sutiyaningsih.

"Kakinya bersila tapi orangnya tengkurap. Lalu saya lapor ke warga untuk lapor polisi," kata juru kunci makam, Bambang.

Baca Juga: Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

Menurut Bambang, di samping jenazah korban ada dua bungkus racun tikus dan kaleng obat semprot nyamuk serta gunting. Warga yang mendengar kabar itu langsung datang ke makam. Diketahui, korban tidak lama lagi akan menikah lagi.

"Seringnya kalau Kamis malam ke sini. Istrinya meninggal karena Corona tahun lalu," ungkapnya.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Sementara anak sulung korban, Bima Santoso menjelaskan, almarhum ayahnya diduga nekat mengakhiri hidup karena bingung dengan dana pernikahan yang akan digelar 3 Juli 2022.

"Bapak bingung tidak ada dananya karena uang dipakai untuk putaran bisnis. Pihak calon istrinya minta Rp17 juta untuk pesta pernikahan. Keluarga sudah memberi saran, tidak perlu mewah karena sudah sama-sama punya anak," tukasnya.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Ia menambahkan, sang ayah tidak ada wasiat kepadanya. Hanya berpesan ke pegawainya untuk meminta gaji kepadanya.

"Tukang gambar bapak bilang ke saya kalau disuruh bapak minta bayaran ke saya saja. Hanya itu saja pesan terakhirnya," pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.