Minggu, 21 Jun 2026 08:02 WIB

1 Hektar Lahan Perhutani di Ponorogo Tiba-tiba Longsor

Petugas menunjukkan tanah yang longsor.
Petugas menunjukkan tanah yang longsor.

jatimnow.com - Tidak ada angin tidak ada hujan, lahan perhutani di petak 134 A, Desa Krisik, Kecamatan Pudak, Kabupaten Ponorogo tiba-tiba saja longsor, Kamis (12/7/2018). Longsoran tanah itu tepatnya di Jalur Pengauran dari sumber air terjun Conan Lawe menuju perkebunan sayur.

Walaupun jauh dari pemukiman, warga di dekat lokasi sempat mendengar suara gemuruh cukup kencang. Longsor kali ini seluas 1 hektar dan panjang longsor 200 meter.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Kami barusan dari lokasi. Setelah masyarakat melaporkan ada kejadian longsor. Kami cek lokasi. Yang longsor lahan perhutani," kata Danramil 0802/21 Pudak Kapten Kav A. Kohar kepada jatimnow.com, Kamis (12/7/2018).

Beruntung, lanjut ia, tidak ada korban jiwa dalam longsor kali ini. Hanya satu motor milik pencari rumput tertimbun. "Juga 200 pohon milik perhutani rusak," terangnya.

Sementara, Kapolsek Pudak, AKP Nanang Budiarto, mengatakan, keterangan saksi bernama Warni yang mencari rumput disekitar lokasi menyatakan, ia sempat merasakan ada getaran yang disusul suara gemuruh.

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

"Setelah didekati sumber suara, ternyata banyak pohon tumbang. Kemudian terjadi ambrolnya tanah. Saksi tersebut langsung lari," katanya.

Saksi lain bernama Sarni mengalami hal yang sama. Saat mau menata rumput di motornya mendengar suara gemuruh dan pohon tumbang di dekatnya.

Baca Juga: Akses Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Mulai Dibuka Dengan Sistem Buka Tutup

"Spontan kabur begitu saja meninggalkan sepeda motornya. Aksi spontan ya menyelamatkan nyawanya sendiri. Namun sepeda motornya tertimbun," pungkasnya.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.