Selasa, 16 Jun 2026 15:08 WIB

Mas Adi Puji Peran Pesantren dalam Peningkatan SDM Kota Pasuruan

  • Penulis : Moch Rois
  • | Senin, 20 Jun 2022 17:49 WIB
Wakil Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo (Foto: Pemkot Pasuruan)
Wakil Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo (Foto: Pemkot Pasuruan)

Pasuruan - Wakil Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo memuji peran madrasah dan pesantren yang terbukti mampu mengintegrasikan antara iman, ilmu dan amal dalam dunia pendidikan.

Adi berpandangan, tantangan anak generasi milenial saat ini lebih berat dari pada generasi dahulu. Hal itu akibat dari majunya perkembangan teknologi informasi saat ini, sehingga peran pendidikan sebagai penyeimbang harus dipacu secara maksimal.

Baca Juga: Jargas PGN Pasok Energi untuk 15 Ribu Santri Pesantren Dalwa

"Oleh karena itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan menginginkan untuk fokus pada investasi sumber daya manusia dengan meningkatkan kualitas sumber daya dan kesejahteraan gurunya," jelas Adi Wibowo saat mengunjungi acara wisuda di Pondok Pesantren Roudlotus Salamah, Kota Pasuruan, Minggu (19/6/2022).

Mas Adi menambahkan bahwa investasi yang pertama dilakukan adalah investasi sumber daya manusia, di samping investasi-investasi sektor yang lain. Pemkot pun menyadari saat ini masih banyak hal yang perlu dilakukan, untuk memberikan kontribusi bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Baca Juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35

"Bila sumber daya manusianya ini bagus maka mengelola manajemen dan mengelola sumber daya alam itu akan bisa maksimal dan bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya buat kemaslahatan manusia," imbuhnya.

Adi juga menyampaikan rasa terima kasihnya terhadap Yayasan Pendidikan Roudlotus Salamah, yang selama ini sudah berkontribusi bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Pasuruan.

Baca Juga: Senator Lia Istifhama Soroti Janggalnya Gugatan Ponpes Raudlatul Banin Wal Banat

"Kalau dulu kita sebagai orang tua itu memilih sekolah madrasah biasanya pada pilihan kedua, setelah tidak diterima di negeri baru ke madrasah. Tapi akhir-akhir ini boleh dikatakan 10 sampai 20 tahun terakhir ini berbeda, orang-orang berlomba-lomba anaknya bisa masuk ke pesantren atau madrasah," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.