Sabtu, 13 Jun 2026 09:12 WIB

Kemeriahan Upacara Adat Labuh Laut Sembonyo di Prigi Trenggalek

Sesaji dibawa ke tengah laut untuk dilarung. (Foto-foto: Humas Pemkab Trenggalek for jatimnow.com)
Sesaji dibawa ke tengah laut untuk dilarung. (Foto-foto: Humas Pemkab Trenggalek for jatimnow.com)

Trenggalek - Labuh laut Larung Sembonyo kembali digelar di Teluk Prigi dengan meriah. Upacara adat ini sempat vakum selama 2 tahun akibat pembatasan masyarakat kala pandemi Covid-19. Tidak hanya warga lokal, beberapa warga dari luar Trenggalek ikut menyemarakkannya.

Kerumunan warga juga tidak hanya terjadi siang saat kegiatan Prigi Carnival dan Larung Sembonyo saja. Namun selamatan Sembonyo Teluk Prigi pada malam hari juga menjadi antusias warga. Apalagi dalam acara tersebut terjadi pemecahan rekor Muri, penyajian Lodho Sego Gurih terbanyak.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

Ketua Panitia Larung Sembonyo Asmadi mengatakan, labuh laut ini rutin digelar satu tahun sekali pada bulan Selo dalam penanggalan Jawa. Upacara adat Sembonyo merupakan bentuk rasa syukur para nelayan atas limpahan hasil tangkapan ikan selama setahun terakhir.

"Ini adalah upacara syukuran, syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena kita itu diberikan rezeki ikan yang melimpah. Harapan kami ke depan setelah ini semoga rezeki kita itu melimpah ruah," ujarnya, Sabtu (18/6/2022).

Upacara adat yang dipusatkan di Pelabuhan Perikanan Perikanan Nusantara (PPN) Prigi itu diawali dengan kirab sesaji dan tumpeng agung dari kantor Kecamatan Watulimo menuju pelabuhan.

Baca Juga: Mulai Sore Ini Jalan Nasional Tulungagung – Trenggalek Ditutup Total

Selanjutnya, panitia menggelar doa, serta pembacaan sejarah pembukaan kawasan Prigi. Tumpeng agung dan aneka sesaji kemudian ditarik dengan kapal nelayan untuk dilarung ke tengah laut.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek, Novita Hardini, merasa bersyukur bisa menggelar kembali upacara adat ini. Menurutnya sedekah laut ini perwujudtan rasa syukur nelayan kepada Allah SWT karena di lautan diberikan keberkahan yang sangat melimpah.

Baca Juga: Ambil Sumpah dan Janji 88 PNS Formasi 2024, Ini Pesan Wabup Trenggalek

Novita juga berharap, acara adat seperti ini bisa terus dijaga. Karena menjadi sebuah identitas yang menarik yang tentunya akan menjadi warisan anak cucu kelak.

"Pada akhirnya kita bisa menggelar upacara adat labuh laut larung Sembonyo di tahun 2022 ini. Sebagaimana kita tahu selama pandemi kita meniadakan keramaian untuk upacara adat ini, meskipun nilai kearifan lokalnya sangat tinggi," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.