Kamis, 11 Jun 2026 22:30 WIB

Digadang Maju Pilpres 2024, Erick Thohir: Lebih Baik Mengurus Pesantren

Erick Thohir saat berkunjung di acara Closing Competition Week 2022 yang digelar santri Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambak Beras.(Foto: Elok Aprianto)
Erick Thohir saat berkunjung di acara Closing Competition Week 2022 yang digelar santri Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambak Beras.(Foto: Elok Aprianto)

Jombang - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir digadang-gadang maju di Pemilihan Pilpres (Pilpres) 2024. Saat dikonfirmasi perihal tersebut, Erick menyatakan masih fokus sebagai pembantu Presiden Joko Widodo (Jokowi). Apalagi pemilu masih lama dan terlalu dini untuk dibicarakan.

Pernyataan ini dilontarkan Erick Thohir saat berkunjung ke Kabupaten Jombang. Erick datang bersama rombongan dalam rangka menghadiri acara Closing Competition Week 2022 yang digelar santri Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambak Beras.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

"Lho Pemilihan Presiden masih 2024. Ini 2022, masih lama. Lebih baik kami mengurus pesantren, mengurus umat dulu lah. Bagaimana pendidikan umat, ekonomi umat harus bangkitkan," ungkap Erick kepada sejumlah jurnalis, Sabtu (18/6/2022).

Erick kembali menegaskan masih ingin fokus bekerja sebagai Menteri BUMN dalam Kabinet Indonesia Maju. Bahkan, ia mewanti-wanti setiap kunjungannya ke daerah tidak disalahtafsirkan secara politis. Kunjungannya ke daerah, terutama ke pondok pesantren dan bertemu para santri, hanya untuk mewujudkan industri halal di Indonesia.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

"Karena itu kembali jangan salah mentafsir kedatangan saya ke pesantren. Kita ini punya Bank Syariah Indonesia, tugasnya adalah membangun industri halal di Indonesia yang selama ini penduduk Indonesia paling besar di dunia," terang Erick.

Dengan penduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia tidak masuk 10 besar industri halal. Justru yang masuk yakni negara dengan populasi negara non-Islam, seperti Amerika Serikat, Brazil, dan Tawian.

Baca Juga: Vidi Aldiano Meninggal, Erick Thohir: Terima Kasih Atas Karya, Suara, dan Kenangan

"Ketika bicara industri halal, ternyata kita map datanya tidak masuk 10 besar. Yang masuk justru Amerika, Brazil, Taiwan, kitanya di mana Indonesia. Makanya kami mendorong yang namanya pembangunan ekonomi muslim umat, ekonomi pesantren," tukasnya.

Dalam kunjungannya, Erick sempat bercanda dengan beberapa santri dan sempat memberikan sejumlah hadiah dalam ajang competition di Gedung Serbaguna, KH Hasbullah Said. Di hadapan para kiai, Erick juga sempat memberikan sambutan akan pentingnya peran pesantren mencintai persatuan dalam bingkai NKRI.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.