Sabtu, 20 Jun 2026 13:31 WIB

Pasangan Mesum di Kediri Terjaring Razia, Si Wanita Hanya Kenakan Pakaian Dalam

Razia kos oleh Satpol PP Kota Kediri.(Foto : Yanuar Dedy/Jatimnow.com)
Razia kos oleh Satpol PP Kota Kediri.(Foto : Yanuar Dedy/Jatimnow.com)

Kediri - Pasangan mesum di Kota Kediri terjaring razia di sebuah kamar kos di Kecamatan Pesantren, Kamis (16/6/2022) malam. Mereka menyewa kos tersebut dengan sistem per jam.

Saat tim gabungan Satpol PP Kota Kediri dan TNI merazia kos, si wanita didapati hanya mengenakan pakaian dalam. Identitas keduanya pun menunjukkan bahwa pasangan tersebut bukan suami-istri.

Baca Juga: Warga Kediri Serbu Perahu Tambang Imbas Penutupan Jembatan Kaliombo I

Dalam pengakuannya, kamar itu mereka sewa dengan sistem per jam. Kos pun tampak cukup bebas. Tak terlihat ada pengawasan dari pemilik atau penanggung jawab tempat kos.

Kasub Koordinator Trantibum Satpol PP Kota Kediri Sentot mengatakan, belakangan fenomena kos per jam di Kota Kediri cukup marak. Dari razia rutin yang dilakukannya beberapa waktu terakhir, petugas kerap menjumpai pasangan bukan suami-istri di kamar kos yang disewakan kembali oleh penghuninya tersebut.

“Memang saat ini sepertinya ada fenomena baru, yang seharusnya kos-kosan itu disewakan bulanan atau minimal minggu tapi saat ini sudah terjadi fenomena baru dikoskan secara jam-jaman. Ternyata dari mereka yang kos per jam ini dibuat yang kurang baik,” kata Sentot.

Saat ini, Satpol PP Kota Kediri tengah gencar melakukan penertiban terhadap rumah kos yang disewakan dengan sistem per jam. Petugas tak segan memperingatkan atau bahkan mengancam akan menutup tempat usaha tersebut jika dalam praktiknya terus membiarkan kos disewakan kembali oleh penghuninya.

Baca Juga: Kota Kediri Raih Opini WTP 12 Kali Berturut-turut, Ini Pesan Mbak Wali

“Pertama, kami akan adakan pembinaan. Itu sifatnya sebagai peringatan lisan. Setelah satu, dua, tiga kali nanti ada peringatan tertulis. Peringatan tertulis sampai tiga kali tidak diindahkan, kami akan tutup sementara. Sementara masih tidak diindahkan, kami akan tutup tempat usahanya,” tambah Sentot.

Di media sosial Facebook, tak sulit untuk menemukan persewaan kos per jam. Banyak unggahan yang menawarkan kos dengan sistem jam tersebut. Mereka juga secara terang-terangan menawarkan kos dengan embel-embel aman dan bebas membawa pasangan. Per jam rata-rata ditawarkan dengan harga Rp30.000. Hanya perlu menambah Rp10.000 untuk kelipatan jam. Mereka juga menawarkan opsi hingga 12 jam dengan tarif Rp120.000.

Fenomena kos per jam sebenarnya bukan hal baru. Tingkat kesadaran yang rendah dari pemilik kos membuat bisnis ilegal ini kian menjamur.

Baca Juga: BKPSDM Tulungagung Periksa Anggota Satpol PP yang Berjaga di Kantor Disbudpar

Sementara itu selain pasangan tersebut, razia malam Jumat yang dilakukan Satpol PP Kota Kediri itu turut mengamankan 7 pasangan bukan suami-istri lainnya di dalam kos berbeda. Mereka lantas didata dan diminta untuk datang ke kantor Satpol PP Kota Kediri bersama orang tua atau kerabat dengan membawa surat pengantar dari kelurahan. Mereka juga akan dibina agar tak mengulangi lagi perbuatannya.

 

 

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.