Jumat, 19 Jun 2026 18:14 WIB

Edarkan Pil Koplo Kemasan Ekonomis, Pria di Kediri Diringkus Polisi

Heri Sutrisno alias Ganden saat diamankan di Mapolres Kediri. (Foto: Humas Polres Kediri/jatimnow.com)
Heri Sutrisno alias Ganden saat diamankan di Mapolres Kediri. (Foto: Humas Polres Kediri/jatimnow.com)

Kediri - Polisi meringkus Heri Sutrisno alias Ganden (38), seorang pengedar pil koplo dengan kemasan ekonomis di Desa Kawedusan, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri.

Tamatan SD ini diamankan Satuan Rersere Narkoba Polres Kediri, pekan kemarin di rumahnya tanpa perlawanan. Dalam penggeledahan, polisi menemukan 128 butir pil jenis LL yang dikemas dalam 32 bungkus plastik warna hitam. Barang haram itu disimpan dalam bekas bungkus rokok merk Andalan.

Baca Juga: Bayi Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Ibu Kandung

AKP Ridwan Sahara, Kasat Reserse Narkoba Polres Kediri mengatakan, penangakapan pelaku merupakan tindak lanjut dari informasi masyarakat yang menyebut marak terjadinya peredaran narkoba di wilayah mereka.

“Petugas mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di Dusun Bulurejo, Desa Kawedusan, Kecamatan Plosoklaten marak peredaran pil jenis LL,” kata Kasat Reserse Narkoba Polres Kediri, Rabu (15/6/2022).

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Saat diperiksa, pelaku berdalih nekat mengedarkan barang haram itu untuk mencukupi kebutuhan ekonomi.

Sementara melalui kemasan ekonomis isi 4 butir itu, Ganden ditengarai juga menyasar para pelajar. Jadi beruntung polisi segera menangkapnya.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Saat ini, tersangka dan barang buktinya telah diamankan di Polsek Plosoklaten untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Atas ulahnya, dia terancam dijerat pasal 197 atau 196 UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan Jo pasal 60 ayat (10) UU RI Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.