Sabtu, 20 Jun 2026 23:37 WIB

Ponpes Khilafatul Muslimin di Mojokerto Disebut Enggan Pasang Bendera Indonesia

Situasi Ponpes Khilafatul Muslimin. (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)
Situasi Ponpes Khilafatul Muslimin. (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

Mojokerto - Pondok Pesantren Ukhuwah Islamiyyah (PPUI) Khilafatul Muslimin dinilai organisasi yang tidak tercatat di Bakesbangpol Kabupaten Mojokerto.

Organisasi ini juga disebut enggan memasang bendera merah putih saat Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Juga: Jargas PGN Pasok Energi untuk 15 Ribu Santri Pesantren Dalwa

"Saat diminta memasang bendera saat hari kemerdekaan, Ponpes selalu berbelit. Ada saja alasan," kata Kepala Desa Simbaringin, Muhajirin, Selasa (14/6/2022).

Ia menambahkan, kondisi Ponpes tidak mau dan enggan memasang bendera merah putih itu terjadi pada tahun 2020 dan 2021 sehingga membuat warga dan perangkat desa geram.

Baca Juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35

"Semua warga memasang bendera, tapi satu lembaga ini tidak mau. Setelah saya koordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas, akhirnya bendera di kantor desa ini kita bawa ke sana. Dipasang di sana bersama warga. Jadi, bendera yang terpasang sekarang itu, milik kantor desa," bebernya.

Menurut Muhajirin, keberadaan pondok pesantren yang lokasinya ditutup dengan seng itu tidak jelas setelah pihaknya menghubungi Kementerian Agama Kabupaten Mojokerto.

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

"Legalitas izinnya juga tidak ada. Statusnya ini juga saya cek ke kemenag, katanya tidak tercatat," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.