Senin, 22 Jun 2026 03:53 WIB

Khilafatul Muslimin di Mojokerto, Bakesbangpol: Organisasi Tidak Tercatat

Petugas dari Bakesbangpol Kabupaten Mojokerto dan Jatim saat meninjau ponpes Khilafatul Muslimin. (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)
Petugas dari Bakesbangpol Kabupaten Mojokerto dan Jatim saat meninjau ponpes Khilafatul Muslimin. (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

Mojokerto - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Mojokerto telah mendatangi Pondok Pesantren Ukhuwah Islamiyyah (PPUI) Khilafatul Muslimin. Organisasi tersebut tidak tercatat.

"Kalau di Mojokerto sendiri keberadaan organisasinya tidak tercatat," kata Kepala Bakesbangpol Kabupaten Mojokerto Nugraha Budhi Sulistya, Selasa (14/6/2022).

Baca Juga: Meimura Bawa Ludruk Besutan ke Kampus, Sentil Eksploitasi Alam Mojokerto

Menurut Nugraha, Ponpes Khilafatul Muslimin merupakan eksklusif atau tertutup untuk masyarakat dan sama dengan yang pernah viral (mengibarkan bendera khilafah).

"Nanti kami konfirmasi lebih jauh, kayak ini eksklusif tertutup dengan masyarakat. Kalau kami mengacu kepada undang-undang tentu semua organisasi harus dicatat, berbadan hukum. Nanti kami dalami lagi," bebernya.

Baca Juga: Angkat Isu Situs, Ludruk Besutan Bakal Masuk Kampus UNIM Mojokerto

Ditanya soal penangkapan Menteri Pendidikan Khilafatul Muslimin, Nugraha tidak berani mengatakan penangkapan tapi pemeriksaan.

"Bahasanya kami tidak mengatakan penangkapan. Tapi mungkin sementara masih dalam proses pemeriksaan. Nanti kami koordinasi dengan kepolisian," pungkasnya.

Baca Juga: Tutup Tahun 2025, SportTrip Hijaukan Lereng Gunung Penanggungan

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menangkap satu lagi pimpinan Khilafatul Muslimin yakni AS yang menjabat sebagai Menteri Pendidikan.

"Iya ada ditangkap satu lagi tadi pagi di Mojokerto," kata Kabid Endra Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Zulpan, dikutip dari kumparan.com.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.