Jumat, 19 Jun 2026 07:21 WIB

4 Hari Tak Keluar Rumah, Anggota Linmas di Kota Malang Ditemukan Tak Bernyawa

Evakuasi jenazah Sugeng. (Foto: Relawan SAR Kota Malang for jatimnow.com)
Evakuasi jenazah Sugeng. (Foto: Relawan SAR Kota Malang for jatimnow.com)

Kota Malang - Warga Jalan Mergan Raya RT 10 RW 6, Kelurahan Tanjungjrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang dikejutkan dengan temuan pria yang sudah membusuk dan berbau di rumahnya, Jumat (10/6/2022) pagi.

Diketahui korban bernama Sugeng (50) yang setiap hari hidup sendiri di rumahnya. Ia juga diketahui merupakan anggota Linmas di tempatnya.

Baca Juga: Baterai Motor Listrik Overload, Ruang Praktikum Polinema Malang Hangus Terbakar

Ketua RT setempat, Aris Isnaini mengatakan awalnya tetangga mencium aroma tak sedap dari dalam rumah. Terlebih korban juga tak keluar rumah sekitar 4 harian. 

"Setelah itu warga memutuskan mendobrak rumah karena meyakini ada yang tidak beres. Dan benar korban sudah meninggal dalam kondisi mulut mengeluarkan darah di ruang tamu," jelasnya.

Setelah itu warga pun langsung melaporkan temuan tersebut kepada pihak kepolisian.

Tambah Aris, korban hidup sendiri usai berpisah dengan istrinya. 

Baca Juga: Pedagang hingga Driver Ojol Malang Terima Santunan BPJS Ketenagakerjaan

"Usai pisah itu sifatnya yang pendiam berubah agak arogan. Makanya warga memutuskan menjadikan korban sebagai Linmas dan jadi pendiam lagi," paparnya. 

Sementara itu, Kapolsek Sukun, Kompol Nyoto Gelar membenarkan temuan tersebut. Pihaknya tengah mendalami penyebab kematian korban.

"Ya benar ada penemuan mayat. Petugas masih mendalami dengan melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab kematiannya," urainya. 

Baca Juga: Diskon Iuran 50 Persen, BPJS Ketenagakerjaan Kota Malang Incar Sektor Informal

Saat ini jenazah sudah dibawa ke RSSA Malang usai dievakuasi oleh anggota relawan SAR Malang.

"Kalau dugaan penyebab kematiannya memang sakit, tapi tetap kita dalami," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.