Jumat, 19 Jun 2026 03:14 WIB

Jelang Hari Anak Nasional, LPA: Sikap Orangtua Pengaruhi Perilaku Anak

  • Penulis : CF Glorian
  • | Rabu, 11 Jul 2018 16:03 WIB
Kak Seto saat di LPKA Kelas I Blitar.
Kak Seto saat di LPKA Kelas I Blitar.

jatimnow.com - Menjelang peringatan hari Anak Nasional yang jatuh setiap 23 Juli mendatang, Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia Seto Mulyadi atau yang akrab disapa kak Seto, justru menyoroti ketidakpedulian orang tua terhadap anaknya.

Padahal ketidakpedulian ini menjadi pemicu munculnya sejumlah penyimpangan pada anak. Contohnya penyimpangan sikap, termasuk tindak pidana yang dilakukan oleh anak.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Ketidakpedulian yang dimaksud kak Seto berupa hal-hal yang tidak dipenuhi oleh orang tua pada anak. Diantaranya pemenuhan hak pendidikan, kekerasan dan keteladanan yang tidak baik.

"Ketidakpedulian bisa dalam bentuk kekerasan, tidak peduli terhadap hak-haknya, mungkin saja memberikan contoh negatif. Contohnya tindakan konflik, tindakan menyimpang, korupsi," kata Seto Mulyadi, Rabu (11/07/2018).

Menurut Seto, segala bentuk tindakan yang terjadi dilingkup keluarga direkam dengan jelas oleh anak. Ia mengimbau kepada para orang tua utamanya para pemimpin untuk memberikan contoh positif bagi anak.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

"Termasuk pemimpin keluarga untuk memberikan contoh yang positif. Kejujuran, kreatifitas, rajin beribadah, karena kita berbicara tentang karakter anak bangsa. Anak Indonesia membutuhkan idola atau teladan yang ada di negeri ini," ungkap dia di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Blitar.

Baginya, setiap anak memiliki kecerdasan masing-masing. Ada yang cerdas di bidang musik, agama pendidikan dan bidang lainnya. Ini perlu ada dukungan dari seluruh elemen masyarakat agar bakat dan kecerdasan anak lebih optimal.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

"Nah kalau ini semua dikembangkan dengan kondisi lingkungan yang kondusif, fasilitas yang mendukung bagi anak untuk mengembangkan potensinya maka akan juga lahir ibaratnya bagai bunga-bunga elok yang merekah dengan keelokkannya," tandas Seto Mulyadi.

Reporter: CF Glorian
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.