Jumat, 19 Jun 2026 03:07 WIB

Bupati Bojonegoro Minta Regulasi Pilkades Serentak Gelombang I Dimatangkan

Sosialisasi pilkades serentak gelombang pertama di Bojonegoro (Foto: Humas Pemkab Bojonegoro)
Sosialisasi pilkades serentak gelombang pertama di Bojonegoro (Foto: Humas Pemkab Bojonegoro)

Bojonegoro - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bojonegoro menggelar sosialisasi pelaksanaan pilkades serentak gelombang pertama, Rabu (8/6/2022).

33 desa dalam 21 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro dijadwalkan akan melaksanakan pilkades serentak gelombang pertama.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Sosialisasi yang digelar di Ruang Angling Darma Pemkab Bojonegoro itu diikuti Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah, sekretaris daerah, para kepala OPD, 21 camat dan 33 kepala desa beserta kepala BPD terkait.

Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah yang hadir secara virtual meminta agar regulasi pelaksanaan pilkades serentak gelombang pertama disiapkan secara matang untuk meminimalisir terjadinya gesekan antar masyarakat.

"Pergolakan politik pada pilkades sangat tinggi, karena berbenturan langsung dengan lingkungan sekitar bahkan kerabat," jelas Anna.

Baca Juga: Anggaran Pilkades Serentak di Tulungagung Capai Rp50 Miliar

Untuk itu dalam pelaksanaannya perlu dilakukan pembentukan tim pelaksana dan pengawas sesuai dengan aturan perundang-undangan yang ada.

"Sehingga kita upayakan regulasi untuk meminimalisir benturan-benturan sosial," tambah dia.

Baca Juga: Komisi A DPRD Jember Soroti Wacana Pilkades Swadaya, Dinilai Rawan Kepentingan

Sementara Kepala DPMD Kabupaten Bojonegoro, Mahmudin menjelaskan, ada tahapan-tahapan yang harus dilalui sebelum pelaksanaan pilkades serentak gelombang pertama ini.

"Tahapan yang pertama yaitu sosialisasi, pembentukan panitia dan pengawasan pilkades, penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT), pendaftaran bakal calon kepala desa, penetapan serta pengumuman calon kepala desa serta pemungutan suara atau pelaksanaan pilkades," beber dia.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.