Kamis, 18 Jun 2026 10:21 WIB

Warga Minta Rumah Kos Prostitusi Anak di Sidoarjo Disegel, Pemilik Diproses

Kepala Desa Ngampelsari, Bambang Eko Sumarsono (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)
Kepala Desa Ngampelsari, Bambang Eko Sumarsono (Foto: Zainul Fajar/jatimnow.com)

Sidoarjo - Kasus prostitusi terselubung yang melibatkan anak di bawah umur di sebuah rumah kos di RT 02, RW 02, Desa Ngampelsari, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, ternyata sudah lama beroperasi dan membuat warga setempat resah.

Kepala Desa Ngampelsari, Bambang Eko Sumarsono meminta tindakan tegas dari kepolisian.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

"Kalau memang itu sudah digerebek, warga itu pengennya dikasih police line (segel) saja di lokasinya. Hal ini biar bisa jadi efek jera bagi yang punya kos," ujar Bambang ditemui di kantornya, Selasa (7//6/2022).

Baca juga:

Bambang menegaskan bahwa seluruh pelaku dan korban yang terlibat di dalam bisnis prostitusi terselubung tersebut bukan warganya.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

"Kami tegaskan sekali lagi kalau mereka (pelaku dan korban) bukan warga Desa Ngampelsari," tegasnya.

Salah satu tokoh masyarakat setempat, NI juga memaparkan bahwa prostitusi terselubung itu sudah bertahun-tahun beroperasi. Warga juga beberapa kali melaporkan praktik prostitusi yang berada di tempat kos milik BC tersebut.

"Selama bertahun-tahun baru kali ini digerebek polisi. Namun sama saja tidak ada tindakan terhadap pemilik kos," terang NI.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Diketahui, praktik prostitusi anak itu diungkap Satreskrim Polresta Sidoarjo. Dalam kasus ini, penyidik menetapkan empat orang sebagai tersangka.

Tersangka pertama adalah ibu kandung dari anak yang dipekerjakan sebagai pekerja seks komersial (PSK). Lalu tante korban serta dua pria yang menjadi pelanggan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.