Jumat, 19 Jun 2026 01:23 WIB

Mejeng di Festival Bonsai Lamongan, Begini Penampakan Tanaman Seharga Supercar

Penampakan tanaman bonsai seharga mobil dalam Festival Bonsai di Lamongan.(Foto: Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)
Penampakan tanaman bonsai seharga mobil dalam Festival Bonsai di Lamongan.(Foto: Humas Pemkab Lamongan for jatimnow.com)

Lamongan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan menggelar Festival Bonsai dalam rangkaian Hari Jadi ke-453. Beragam tanaman bonsai berbagai jenis di pamerkan. Bahkan ada satu tanaman yang menyedot perhatian dalam festival itu karena harganya setara supercar.

Ya, Bonsai berjenis cuanci ukuran L di kelas gold dengan harga sekitar Rp1,5 miliar. Tanaman tersebut milik Sipil Zudan Arif Fakrullah yang tidak lain Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri.

Baca Juga: Tingkatkan Indeks Harapan Hidup, Pemkab Lamongan Ajak 600 Lansia Peringati HLUN

Zudan yang juga Presiden Rumah Bonsai Indonesia (Rubi) mengaku senang beberapa tanaman hiasnya mampu mendang beberapa penghargaan dalam festival. Dalam kesempatan itu, Zudan pun berpesan perihal potensi bisnis di dunia bonsai.

"Ini ekonomi yang sangat menjanjikan, banyak untungnya. Bahkan saya juga bisa membeli mobil dengan bertanam bonsai," ungkap Zudan melalui laporan tertulis, Senin (6/6/2022).

Tidak hanya itu, Zudan memaparkan kalau Bonsai kini cukup berkembang pesat dan banyak digandrungi kalangan milenial sebagai sarana healing.

Baca Juga: Hari Jadi ke-457 Lamongan, Momen Perkuat Basis Ekonomi Lewat Sektor Pangan

"Sekarang Rumah Bonsai Indonesia yang berdiri 5 tahun lalu sudah memiliki 72 cabang di Indonesia. Tujuannya kami ingin mengajak generasi muda untuk sibuk dan produktif. Kalau generasi muda sudah produktif, sibuk, pasti jauh dari masalah narkoba, psikotropika akan bisa kita hindarkan," terang Zudan.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi merasa bangga dengan terselenggaranya Festival Bonsai. Menurutnya, hal ini dapat pula menjadi pengungkit pertumbuhan dan kebangkitan ekonomi di Kabupaten Lamongan.

Baca Juga: Alokasi Pupuk Sektor Perikanan Lamongan Tembus 52.278 Ton, Tertinggi di Jatim

"Ternyata bonsai memang menjadi bagian dari ekonomi kreatif. Tentu ini sangat mempunyai nilai tinggi. Tidak hanya nilai ekonomi saja, tapi juga tentu mempunyai dampak sosial yang baik bagi anak-anak muda, anak-anak milenial," kata pejabat yang akrab disapa Pak Yes.

Festival yang diikuti 500 peserta dari berbagai daerah juga dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak. Festival ditujukan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan kepada masyarakat Kabupaten Lamongan khususnya kalangan muda, serta menambah ilmu dan pengetahuan baru tentang bagaimana cara budidaya bonsai dengan lebih mendalam.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.