Kamis, 11 Jun 2026 18:57 WIB

Ajak Kader Terjun ke Politik, Ini Pesan Ketua PP Pemuda Muhammadiyah

Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Ali Muthohirin. (Foto: tangkapan layar YouTube Dialog Kepemudaan)
Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Ali Muthohirin. (Foto: tangkapan layar YouTube Dialog Kepemudaan)

Sidoarjo - Peranan pemuda Muhammadiyah dalam membangun bangsa tak lepas dari adanya kader Muhammadiyah yang masuk ke ranah politik. Pemuda pun dinilai berpotensi terjun ke dunia politik karena pemikiran yang cerdas dan jernih.

Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Ali Muthohirin mengungkapkan perlunya memberikan edukasi akan pemahaman membaca realitas politik hingga ke akar-akarnya.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

"Sebelum bermain politik, maka perlu memahami politik, seperti membaca geopolitik global bermain, atau ekonomi determinasi bermain. Agar tidak terus menjadi korban politik," katanya dalam Dialog Kepemudaan di Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Minggu (5/6/2022).

Selama ini, lanjutnya, yang menjadi masalah di sekitar organisasi adalah politik identitas. Meskipun politik identitas sebenarnya suatu hal yang masih wajar terjadi untuk mendapatkan massa.

"Namun, dalam sejarah bangsa, tidak ada pembentukan bangsa ini dari politik identitas. Dan sejarah bangsa tidak lepas dari tokoh Muhammadiyah yang lepas dari sekat politik identitas," jelasnya.

Pasalnya, para tokoh Muhammaditah tidak pernah berpikiran memperkaya dirinya sendiri selain memikirkan kepentingan bangsa. Sehingga tidak pernah meninggalkan kekayaan megah untuk diri sendiri.

"Bisa dibuktikan, politik identitas ini belum siap diterapkan di Indonesia. Yang ada kelompok muslim yang mayoritas suara akan menjadi korban karena yang diadu sesama umat Islam," lanjutnya.

Ali mengakui Muhammadiyah yang anggotanya memiliki keragaman bisa menjadi korban dari politik identitas ini. Sebab masyarakat kurang bisa membaca realitas politik.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

"Saat menteri atau pemimpin bangsa diambil dari ketua organisasi maka kontrol sosialnya akan banyak. Hal ini menjadi support sosial, ketua PPM perlu didorong nyaleg biar orang-orang baik ini bisa memimpin," ungkapnya.

"Muhammadiyah dan NU sudah lama ada, tapi Dolly tidak bisa tutup. Sementara Bu Risma sekali tanda tangan ditutup simbol Dolly itu. Makanya perlu adanya kader pemuda di politik, jangan disalahkan. Karena kita perlu orang baik ini memiliki kekuasaan. Bukan hanya orang punya uang saja yang punya kekuasaan," ungkapnya.

Ketua PWPM Jatim Dikki Syadqomullah, menambahkan untuk jadi kader Pemuda Muhammadiyah harus bisa mengendalikan diri demi kepentingan bersama.

"Kalau melihat pendahulu kita, founding father kita, KH Ahmad Dahlan memang banyak berkorban. Maka dari itu, kita harus ingat pada Al Quran, sejatinya agama itu mengajarkan pada kebaikan dan faedah sebagai pengayom dan rahmat seluruh alam," urainya.

Baca Juga: Pasien Sempat Dievakuasi Akibat Kebakaran Kantin, RSMAD Kediri Pastikan Aman

"Semuanya bersinergi dengan baik, tidak semua harus masuk politik. Kader-kader ini harus di screening kualitasnya untuk diperjuangkan bersama jika mau masuk politik," tegasnya.

Sementara itu, pakar Politik Universitas Airlangga, Suko Widodo mengungkapkan terdapat 27,5 persen pemilih pemula atau digital native yang bisa dikelola Pemuda Muhammadiyah jika mau masuk ke ranah politik.

"Kalau mengaku sebagai Pemuda Muhammadiyah, jangan takut terjun ke dunia politik, tetap berbuat baik, sabar dan mengasah pemikiran agar bisa memikirkan bersama permasalahan bangsa," sebutnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.