Minggu, 21 Jun 2026 00:40 WIB

Identitas Wanita Korban Mutilasi di Sidoarjo Belum Terungkap, Ini Upaya Polisi

Proses evakuasi mayat wanita korban mutilasi di Sidoarjo (Foto: Polsek Jabon)
Proses evakuasi mayat wanita korban mutilasi di Sidoarjo (Foto: Polsek Jabon)

Sidoarjo - Identitas wanita korban mutilasi yang mayatnya ditemukan di Jabon, Sidoarjo, hingga Kamis (2/6/2022) masih belum terungkap.

Untuk mengungkap identitas korban, Polresta Sidoarjo menyebar nomor pengaduan bagi warga yang kehilangan keluarganya. Hasilnya, ada beberapa laporan orang hilang yang masuk.

Baca Juga: Pelajar Asal Bogor Tewas Terlindas Truk di Gedangan Sidoarjo

Sejumlah laporan orang hilang yang berhasil dihimpun itu kini terus didalami dan diselidiki.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro membenarkan jika hingga hari ini pihaknya masih belum berhasil mengungkap identitas korban.

Baca juga:  

"Sementara ini belum (belum terungkap identitasnya). Tapi kami terus memperdalam proses penyelidikan untuk kasus tersebut," ujar Kusumo saat dikonfirmasi, Kamis (2/6/2022).

Kusumo menjelaskan, layanan pengaduan 24 jam terus dibuka, agar warga yang merasa kehilangan keluarganya bisa dengan mudah melapor.

Baca Juga: Inspirasi Schools Bangun Pembelajaran Global Berbasis Karakter

"Kami mengimbau bagi siapapun, apabila merasa kehilangan salah satu keluarganya, mohon segera melaporkan ke Polresta Sidoarjo atau polsek terdekat," ujar dia.

Sementara Kanit Resmob Polresta Sidoarjo, Ipda Erik mengatakan bahwa dari sejak awal hotline aduan masyarakat dibuka, beberapa masyarakat menanyakan hal tersebut.

"Memang sudah ada masyarakat yang mengadu terkait kasus itu. Namun untuk ciri-ciri masih belum ada yang mendekati (dengan ciri-ciri korban mutilasi)," jelas dia.

Baca Juga: WNA India Ditangkap di Sidoarjo, Diduga Telantarkan Anak Kandung

Sebelumnya, nomor pengaduan masyarakat yang disebar adalah nomor Kanit Resmob Polresta Sidoarjo, Ipda Erik, yaitu 0812-1603-5917.

Untuk ciri-ciri wanita yang mayatnya jalan tol Desa Kebo Guyang, Kecamatan Jabon yaitu diperkirakan berumur antara 30 hingga 45 tahun dengan tinggi badan sekitar 168 sentimeter. Rambutnya hitam panjang kurang lebih 32 sentimeter.

Dalam autopsi diketahui bahwa lengan sebelah kiri korban hilang, begitu pula kaki kiri, yang diduga hilang akibat benda tajam. Juga ditemukan guratan perenggangan pada perut, dengan dugaan korban pernah hamil.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.