Sabtu, 20 Jun 2026 19:41 WIB

Selama 2 Bulan, 35 Tersangka Narkoba di Tulungagung Digulung Polisi

Tersangka narkoba saat dirilis Polres Tulungagung.(Foto: Bramanta Pamungkas)
Tersangka narkoba saat dirilis Polres Tulungagung.(Foto: Bramanta Pamungkas)

Tulungagung - Puluhan pengedar narkoba ditangkap aparat Satreskoba Polres Tulungagung. Penangkapan dilakukan selama kurun waktu dua bulan terakhir.

Pada April dan Mei, Satreskoba Polres Tulungagung mengungkap 31 kasus dengan jumlah tersangka sebanyak 35 orang. Dari jumlah itu, terdapat 6 residivis yang kembali ditangkap. Polisi turut mengamankan barang bukti sabu seberat 235 gram, 4.163 butir pil koplo, 348 butir pil Y serta ratusan liter minuman keras jenis arak Bali.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto mengatakan, mereka yang tertangkap merupakan pengedar narkoba yang selama ini meresahkan masyarakat. Selain berdasarkan informasi masyarakat, pengungkapan juga merupakan pengembangan dari kasus sebelumnya. Para pengedar diamankan dari 10 wilayah di Tulungagung.

"Total tersangka ada 35 orang, dua orang perempuan dan 6 orang berstatus residivis," ujarnya, Kamis (02/06/2022).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Hasil ungkap kasus membuktikan peredaran narkoba masih cukup tinggi di Tulungagung. Dari jumlah TKP yang berhasil diungkap, Kecamatan Kedungwaru terbanyak. Terdapat 10 kasus peredaran narkoba di wilayah tersebut yang terungkap. Selain itu, wilayah Kecamatan Tulungagung dan Ngunut juga banyak diungkap.

"Kita memberikan atensi khusus ke wilayah yang ungkap kasus peredaran narkoba cukup tinggi," tuturnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Selain dengan penindakan, Polisi juga meningkatkan sosialisasi akan bahaya narkoba di masyarakat. Hal ini diharapkan dapat menekan kasus peredaran narkoba. Polisi juga mengimbau kepada orang tua agar selalu mengawasi pergaulan anaknya.

"Kami berkomitmen untuk menyelamatkan generasi bangsa dan terus memberantas peredaran narkoba," pungkasnya.

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.