Jumat, 19 Jun 2026 02:39 WIB

Dokter Ini Sayangkan Pernyataan Ketua Komnas PA Soal Vaksin Anak Bahaya

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Rabu, 01 Jun 2022 11:45 WIB
Dokter spesialis anak yang juga anggota Satgas Imunisasi IDAI Surabaya, dr Dominicus. (Foto: Unair for jatimnow.com).
Dokter spesialis anak yang juga anggota Satgas Imunisasi IDAI Surabaya, dr Dominicus. (Foto: Unair for jatimnow.com).

Surabaya - Dokter spesialis anak yang juga anggota Satgas Imunisasi IDAI Surabaya, dr Dominicus menyayangkan pernyataan Arist Merdeka Sirait, Ketua Komnas PA yang menyebut vaksin Covid-19 untuk anak berbahaya bagi tumbuh kembangnya. Pernyataan itu adalah tidak benar dan tidak dapat dipertangung jawabkan.

"Tidak benar. Selama ini peran imunisasi Covid-19 di semua negara sangat bermakna. Imunisasi Covid-19 adalah salah satu faktor yang menentukan. Keliru kalau masih meragukan khasiat imunisasi," tegas dr Dominicus kepada wartawan, Rabu (1/6/2022).

Baca Juga: Polda Jatim Bongkar Sindikat Jual Beli OTP Ilegal, Untung Hingga Rp1,2 Miliar

Menurutnya, imunisasi di Indonesia termasuk program vaksinasi Covid-19 untuk anak diputuskan Kemenkes dan didukung oleh keputusan ahli yang tergabung dalam ITAGI (Indonesian Technical Advisory Group on Immunization). 

"Di setiap negara memang selalu ada badan penasihat imunisasi ini," ungkapnya.

Dominicus menjelaskan, ITAGI beranggotakan para ahli imunisasi dari seluruh Indonesia. Mereka sudah sangat senior dan menghabiskan sebagian besar hidupnya untuk mengurusi imunisasi. 

"Tidak akan mungkin mereka mengeluarkan keputusan yang membahayakan manusia, termasuk anak," jelasnya.

Semua vaksin yang dinyatakan layak edar, menurut Dominicus telah melewati serangkaian proses yang berfokus pada urusan keamanan dan manfaat.

"Semakin lama, persyaratan bagi setiap vaksin dan obat itu semakin berat. Hal ini berarti para pejabat yang berwenang, di manapun di seluruh dunia, sangat berhati-hati memperoleh data sebelum membuat kebijakan," tambah dia.

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 11 Tersangka Sindikat Penipuan Segitiga Jual Beli Mobil

Saat ini, kata Dominicus, tidak ada laporan efek simpang imunisasi Covid-19 pada anak seperti yang dinyatakan Arist Merdeka Sirait. Efek simpang vaksin tidak mungkin dinihilkan, namun batas toleransi telah diatur sedemikian rupa di tingkat yang tidak membahayakan. 

"Beberapa efek simpang saat ini sudah diketahui, dan terus dimonitor. Jika memang bahaya mengancam, tentulah ijin edar akan dihentikan," tandasnya.

Diketahui sebelumnya, Ketua Komnas PA Arist Merdeka sirait meminta pemerintah untuk menghentikan program vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6-11 tahun. Alasannya, dia mengkhawatirkan efek dari vaksin itu dapat mematikan alat-alat reproduksi anak, seperti matinya sel telur.

Selain itu, Arist juga mengatakan pemerintah telah ceroboh karena tidak memiliki formulasi dan dianggap hanya kejar target vaksin yang sudah terlanjur diimpor

Baca Juga: Tim Gabungan Polda Jatim Periksa Senpi Dinas di Polres Tulungagung

Atas pernyataannya itu, Arist diaporkan oleh Ormas Masyarakat Cinta Tanah Air (Macita) ke Polda Jatim.

Ketua Macita, Mohammad Hasan berharap Arist mempertanggungjawabkan pernyataannya tersebut.

"Pernyataannya beliau di Medsos membuat ibu-ibu yang punya anak kecil itu resah. Padahal saya nilai pernyataan yang bersangkutan itu hoax. Kalau tidak hoax. Mestinya beliau menunjukkan data, kalau memang vaksinasi untuk anak di bawah umur yang dimaksud itu berbahaya," terang Mohammad Hasan kepada wartawan di Mapolda Jatim, Selasa (24/5/2022).

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.