Kamis, 18 Jun 2026 03:44 WIB

Tim Penggerak PKK Kabupaten Ponorogo Gelar Malam Anugerah Pasar Ramadan

Malam Anugerah Pasar Ramadan 1434 H/2022.(Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)
Malam Anugerah Pasar Ramadan 1434 H/2022.(Foto: Mita Kusuma/jatimnow.com)

Ponorogo - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Ponorogo menggelar malam Anugerah Pasar Ramadan, Jumat (27/5/2022). Ini adalah salah satu cara Pemerintah Kabupaten (pemkab) Ponorogo memutar roda perekonomian. Penganugerahan juga bentuk apresiasi kepada penggerak PKK di tingkat desa saat menyelenggarakan Pasar Ramadan 1443/2022 lalu.

Ada beberapa kategori bagi mereka yang menampilkan terbaik. Kategori pertama adalah desa terhits yang didapat Desa Sahang. Kemudian desa tersehat, terbersih dan higienis diraih Kelurahan Yonatan. Desa Terantusias didapatkan Desa Naosan Lor. Lalu desa Terinovatif didapatkan Desa Plancungan.

Baca Juga: Hadiri Peringatan HKG, Bupati Kediri Minta PKK Fokus Dampingi Keluarga Desil 1-4

Desa hebat 2 diperoleh Desa Pudak Kulon, desa hebat 1 didapatkan Desa Kauman. Terakhir adalah Desa Terhebat diperoleh Kelurahan Banyudono.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ponorogo Susilowati Sugiri Sancoko mengatakan, malam Anugerah Pasar Ramadan adalah cara mengapresiasi untuk tim penggerak PKK di tingkat desa. Mereka telah membantu melakukan terobosan untuk menghidupkan kembali pasar krempyeng dan Pasar Ramadan.

"Insya Allah tahun depan akan dilanjutkan. Kami apresiasi seperti ini, " kata Susilowati Sugiri Sancoko.

Melalui malam Anugerah Pasar Ramadan, diharapkan seluruh Tim Penggerak PKK bisa merasa senang dan bahagia. Ada 7 nominasi yang diraih dan puluhan desa mendapatkan penghargaan.

Baca Juga: Jembatan Merah Putih Presisi di Ponorogo Permudah Akses Warga dan Anak Sekolah

"Hadiahnya ada uang tunai, voucher belanja juga," katanya.

Sementara itu, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko mengapresiasi apa yang dilakukan Tim Penggerak PKK. Ia lantas mengenang masa kecil, di setiap perempatan selalu ada warung, ada pasar krempyeng.

"Yang punya ayam d jual ayam, punya jajan di jual jajan. Punya pisang juga dijual pisang, " terangnya.

Baca Juga: Tak Lagi Pakai Tenaga, Pebecak di Ponorogo Tersenyum Dapat Becak Listrik dari Prabowo

Lambat laun, pasar krempyeng terseret peradaban. Pembangunan semakin pesat dan kendaraan bermotor semakin menjamur. Pasar krempyeng tidak lagi ada. Agak menggerembol ke pasar kecamatan atau yang agak besar. Ibu-ibu yang tidak mampu ke pasar tentu mengganggur.

"Pelan-pelan terseret peradaban. Karena sekarang perdagangan sudah tidak lagi d darat. Mal pun sudah agak sepi. Sekarang mulai merambah online," ucapnya.

"Hari ini saya apresiasi kepada Tim Penggerak PKK yang mampu menjalankan 2 even besar. Pasar krempyeng di hari biasa dan Pasar Ramadan," pungkasnya.(ADV)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.