Selasa, 16 Jun 2026 02:50 WIB

Viral, Asap Keluar dari Bawah Jembatan Ngujang di Tulungagung

Tangkapan layar video jembatan berasap di Tulungagung.
Tangkapan layar video jembatan berasap di Tulungagung.

Tulungagung - Sebuah video menunjukkan asap keluar dari bawah Jembatan Ngujang di Kabupaten Tulungagung, viral di media sosial. Asap tebal tersebut membuat pengguna kendaraan yang hendak melintasi jembatan mengurungkan niatnya.

Jembatan tersebut merupakan akses utama menuju Kabupaten Kediri. Adanya kejadian ini sempat mengganggu arus lalu lintas yang akan melewati Jembatan Ngujang.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kapolsek Kedungwaru, AKP Edy Santoso menerangkan asap tersebut dikarenakan adanya kebakaran di bawah jembatan. Peristiwa kebakaran ini terjadi sekitar pukul 4 sore. Benda yang terbakar diketahui merupakan milik sepasang tuna wisma, yang tinggal di bawah jembatan. Namun sejak dua bulan terakhir mereka sudah tidak ada di bawah jembatan ini.

"Yang terbakar ada tumpukan pakaian, alat memasak, plastik sampah dan lainnya," ujarnya, Jumat (27/5/2022).

Banyaknya barang mudah terbakar di bawah jembatan menyebabkan api cepat membesar dan membuat asap tebal. Satu tim pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan kobaran api. Hanya dibutuhkan waktu kurang dari 30 menit kobaran api dipastikan sudah padam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

"Api dengan cepat dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran," tuturnya.

Tidak ada kerusakan jembatan yang disebabkan oleh kebakaran tersebut. Hanya bagian besi jembatan saja yang menghitam karena asap.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Polisi belum mengetahui pasti penyebab kebakaran ini. Mereka menolak adanya dugaan sabotase dalam peristiwa tersebut. Kebakaran ini diduga akibat putung rokok yang dibuang sembarangan.

"Tidak ada sabotase atau apapun, asap terlihat tebal karena barang mudah terbakar," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.