Selasa, 16 Jun 2026 23:42 WIB

Mahasiswa GMNI di Tulungagung Tagih Janji Pemkab Perbaiki Jalan Rusak

Mahasiswa saat melakukan aksi teatrikal di depan Pemkab Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Mahasiswa saat melakukan aksi teatrikal di depan Pemkab Tulungagung. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

Tulungagung - Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Tulungagung menagih janji Pemkab setempat terkait perbaikan jalan rusak.

Mereka menggelar aksi dan teatrikal di depan Kantor Pemkab. Dalam orasinya, para mahasiswa ini meminta Pemkab segera melakukan perbaikan infrasturktur jalan, yang mengalami kerusakan.

Baca Juga: GMNI Universitas Islam Lamongan Tanam Ratusan Pohon di Hari Bumi

Koordinator aksi, Prayogo Bagas mengatakan kerusakan banyak terjadi di beberapa ruas jalan. Kondisi terparah ditemukan di beberapa titik seperti di Desa Balesono, Kecamatan Ngunut dan Desa Demuk Kecamatan Pucanglaban.

Kerusakan yang terjadi rata-rata berupa jalan berlubang dan bergelombang. Adanya kerusakan tersebut menyebabkan sering terjadinya kecelakaan lalu lintas.

"Bahkan ada korban yang meninggal dunia karena kondisi jalan yang rusak ini," ujarnya, Rabu (25/05/2022).

Kondisi salah satu jalan rusak di Tulungagung (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)Kondisi salah satu jalan rusak di Tulungagung (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

Baca Juga: 3 Koper Diamankan KPK Dari Penggeledahan Kantor Pemkab Tulungagung

Para mahasiswa ini menagih janji Pemkab yang pernah menyatakan akan melakukan perbaikan dengan tuntas sebelum perayaan Hari Raya Idul Fitri kemarin. Namun ternyata hingga kini proses perbaikan tersebut masih belum tuntas. Kondisi beberapa ruas jalan masih mengalai rusak parah. Menurutnya warga berhak mendapatkan akses jalan yang bagus dan tidak rusak.

"Kami minta Pemkab segera turun tangan dan melakukan perbaikan jalan, warga berhak mendapatkan akses jalan bagus," tuturnya.

Sekertaris Daerah Pemkab Tulungagung, Sukaji, menemui mahasiswa ini. Upaya perbaikan jalan terkendala dengan proses adminitrasi sehingga tidak bisa berjalan cepat. Terdapat dua pekerjaan yang bisa dilakukan yakni perbaikan dan peningkatan jalan.

Baca Juga: Ahmad Baharudin Jadi Plt Bupati Tulungagung Usai Gatut Sunu Ditangkap KPK

Untuk perbaikan saat ini masih dalam proses pengerjaan. Namun untuk perbaikan jalan dengan tingkat kerusakan parah, masuk kategori peningkatan jalan yang prosesnya harus melalui lelang. Pemkab telah menyiapkan anggaran hingga Rp75 milliar untuk peningkatan jalan ini.

"Saat ini proses lelang, Juli akan mulai kita kerjakan dan ditargetkan akan tuntas tahun ini," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.