Selasa, 16 Jun 2026 18:18 WIB

Kasus Gadis asal Malang yang Ternyata Bukan Korban Trafficking Berakhir Damai

NA (tengah) gadis asal Malang yang ternyata bukan korban trafficking (Foto: Slamet for jatimnow.com)
NA (tengah) gadis asal Malang yang ternyata bukan korban trafficking (Foto: Slamet for jatimnow.com)

Malang - Kasus NA (15), gadis asal Malang yang ternyata bukan korban trafficking akhirnya berakhir damai. Itu setelah Nasihin (37), ayah NA membuat surat pernyataan damai dengan Herman.

Kabar bahwa NA diculik dan menjadi korban trafficking itu ternyata berita bohong yang dibuat Nasihin. Sebab nyatanya, gadis asl Dusun Jamberejo, Desa Ringinkembar, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang itu bekerja kepada Herman sebagai asisten rumah tangga (ART).

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

"Sudah dibuat surat pernyataan damai antara orangtua NA dan pihak Herman di Mapolres Malang. Dan NA benar-benar dipekerjakan sebagai ART, bukan seperti dugaan negatif di media sosial," terang Kepala Desa Ringinkembar, Muhammad Subaidi, Jumat (20/5/2022).

Baca Juga: 

Subaidi juga mengklarifikasi bahwa Herman, majikan NA memang memiliki banyak rumah di Surabaya dan Malang. Dan benar NA sempat menginap di rumah milih Herman di Araya. Sayangnya, alamat yang diberikan kepada orangtua NA salah di bagian nomor rumah, sehingga terkesan seperti alamat palsu.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

NA akhirnya berhasil ditemukan di salah satu rumah Herman di Ngaglik, Surabaya oleh tim gabungan Polres Malang, Polresta Malang Kota dan Polsek Genteng-Polrestabes Surabaya.

Sebelumnya, NA dikabarkan diculik hingga menjadi korban trafficking. Ayah NA, Nasihin (37) bahkan mengaku seperti digendam (hipnotis) sehingga begitu saja menyerahkan anaknya.

Namun ternyata, semua yang disampaikan Nasihin itu tidak benar. Sejak awal NA memang sepakat untuk bekerja sebagai ART di rumah Herman dan Nasihin juga memberikan restu.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

"Saya NA putri dari Bapak Nasihin. Saya benar-benar bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Saya bekerja atas kemauan saya sendiri dan atas seizin orangtua," tutur NA.

"Selama bekerja saya diperlakukan dengan baik, tidak disekap atau dipaksa atau dikurung. Pemberitaan tentang saya semuanya tidak benar dan saat ini saya dalam keadaan sehat," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.