Kamis, 18 Jun 2026 07:28 WIB

Bukan Korban Trafficking, Gadis asal Malang itu Ternyata Jadi ART di Surabaya

Dari kiri ke kanan, Kepala Desa Ringinkembar, Muhammad Subaidi: NA dan ayah NA, Nasihin (Foto: Humas Polres Malang)
Dari kiri ke kanan, Kepala Desa Ringinkembar, Muhammad Subaidi: NA dan ayah NA, Nasihin (Foto: Humas Polres Malang)

Malang - Kabar penculikan dan human trafficking terhadap NA (15), gadis asal Malang ternyata hanya sandiwara. Hal itu terungkap dalam klarifikasi yang diberikan NA di Mapolres Malang.

Ternyata, hilangnya gadis asal Dusun Jamberejo, Desa Ringinkembar, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang itu hanyalah cerita yang dibuat-buat oleh Nasihin (37), ayah NA.

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Nasihin dan anaknya itu memberikan klarifikasi di Mapolres Malang didampingi Kepala Desa Ringinkembar, Muhammad Subaidi.

Baca Juga: 

"Saya Nasihin selaku orangtua NA, terkait berita yang beredar bahwa anak saya hilang sehingga menjadi viral di media sosial. Maka saya mengungkapkan bahwa berita itu tidak benar," terang Nasihin, Jumat (20/5/2022).

Nasihin mengatakan, saat ini dirinya sudah bertemu NA dengan kondisi sehat. Dan pada kenyataanya, NA bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) di Surabaya.

NA (tengah) saat dijemput oleh kerabat dan anggota Satreskrim Polres Malang di Surabaya (Foto: Slamet for jatimnow.com)NA (tengah) saat dijemput oleh kerabat dan anggota Satreskrim Polres Malang di Surabaya (Foto: Slamet for jatimnow.com)

"Saya benar-benar memohon maaf atas kegaduhan di media sosial," tegas Nasihin sambil tertunduk.

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Di tempat yang sama, NA mengakui jika dirinya benar-benar bekerja sebagai ART.

"Saya Nazwa Aulia, putri dari Bapak Nasihin. Dan saya benar-benar bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Saya bekerja atas kemauan saya sendiri dan atas seizin orangtua," tutur dia.

"Selama bekerja, saya diperlakukan dengan baik, tidak disekap atau dipaksa atau dikurung. Pemberitaan tentang saya semuanya tidak benar dan saat ini saya dalam keadaan sehat," sambung NA.

Sementara, Kepala Desa Ringinkembar, Muhammad Subaidi mengakui jika semua yang disampaikan oleh Nasihin sebelumnya hanya dusta semata.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

"Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada teman-teman yang sudah mengunggah di media sosial, termasuk wartawan yang sudah memberitakan NA yang dibawa orang Surabaya. Ternyata tidak sesuai dengan berita yang sudah keluar di media," tegasnya.

Subaidi menyebut bahwa dirinya bersama Satreskrim Polres Malang melihat langsung kondisi NA di Surabaya.

"Kami melaporkan kepada Polres Malang dan bersama anggota Satreskrim menuju Surabaya. Akhirnya kami ketemu dengan Lia yang ternyata benar-benar bekerja sebagai pembantu rumah tangga," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.