Selasa, 16 Jun 2026 18:25 WIB

Hindari Produk Palsu, DJKI dan Kumham Jatim Canangkan Program Sertifikasi

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Kamis, 19 Mei 2022 14:55 WIB
DJKI bersama Kanwil Kemenkumham Jatim mencanangkan Program Sertifikasi Pusat Perbelanjaan yang berbasis Kekayaan Intelektual. (Foto: Humas kemenkumham jatim/jatimnow.com)
DJKI bersama Kanwil Kemenkumham Jatim mencanangkan Program Sertifikasi Pusat Perbelanjaan yang berbasis Kekayaan Intelektual. (Foto: Humas kemenkumham jatim/jatimnow.com)

Surabaya - Ditjen Kekayaan Intelektual (DJKI) bersama Kanwil Kemenkumham Jatim mencanangkan Program Sertifikasi Pusat Perbelanjaan yang berbasis Kekayaan Intelektual. Program ini adalah upaya untuk mencegah dan meminimalisir peredaran produk imitasi di pusat perbelanjaan khususnya mal.

Sekretaris DJKI, Sucipto menegaskan bahwa program ini diharapkan bisa menumbuhkan kesadaran pengelola pusat perdagangan dan pelaku usaha untuk melakukan upaya preventif mencegah peredaran barang palsu.

Baca Juga: Ekonomi Ngagel Surabaya Mati Suri, Pemprov Jatim Diminta Turun Tangan

Salah satunya dengan membuat ketentuan internal yang mewajibkan para penyewa untuk tidak menjual produk yang melanggar kekayaan intelektual.

"Tanggung jawab perlindungan terhadap produk kekayaan intelektual bukan hanya ada di pemerintah, melainkan menjadi tugas kita bersama, termasuk pengelola pusat perdagangan dan pelaku usaha," tegas Sucipto, Kamis (19/5/2022).

Menurut Sucipto, dipilihnya Jatim memang bukan tanpa alasan. Ia menyatakan bahwa Jatim menjadi salah satu provinsi dengan pusat perbelanjaan terbanyak setelah DKI Jakarta. Selain itu, Jatim memiliki pendaftar permohonan kekayaan intelelektual paling banyak dibanding provinsi lainnya di Indonesia.

"Hal ini menunjukan bahwa animo pelaku usaha yang membutuhkan perlindungan kekayaan intelektual cukup banyak di Jawa Timur," jelasnya.

Sementara itu, Direktur Penyidikan dan Penyelesaian Sengketa, Anom Wibowo menjelaskan selain pasar domestik, sertifikasi juga bermanfaat untuk mendapatkan kepercayaan dari pasar internasional.

Baca Juga: 37 Warga Binaan High Resiko di Jawa Timur Dipindah Ke Nusakambangan

Pria yang pernah menjabat sebagai Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya itu mengatakan, saat ini pihaknya sedang berupaya mendapatkan kepercayaan dari kamar dagang Amerika Serikat atau United States Chamber of Commerce (USCC).

"Kalau masyarakat internasional percaya bahwa Indonesia punya komitmen yang kuat melindungi produk asli, maka investasi akan masuk dan membawa manfaat untuk masyarakat," ujarnya.

Menurut Anom, sertifikasi ini akan menambah nilai sebuah pusat perbelanjaan. Karena akan mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. Untuk itu, dia mengajak pengelola pusat perbelanjaan untuk mengajukan penilaian kepada DJKI.

"Tahap awal ini kami mengajak, tapi untuk selanjutnya kami akan terus sosialisasi agar masyarakat semakin sadar," tambahnya.

Baca Juga: Fenomena "Rojali" Ketika Hiburan Berbiaya Nol Menggerus Pendapatan UMKM

Sebagai langkah awal, pada kegiatan tersebut diberikan apresiasi kepada 10 mal yang ada di Surabaya. Kesepuluhnya dianggap punya komitmen yang kuat untuk mencegah beredarnya produk palsu di pusat perbelanjaan yang dikelolanya.

Mal-mal itu di antaranya Tunjungan Plaza, Pakuwon Mal, Pakuwon City Mal, Ciputra World, Galaxy Mal, Grand City Mal & Convex, Pakuwon Trade Center, Plaza Surabaya, City of Tomorrow Mal dan Food Junction Grand Pakuwon.

"Kami sangat mendukung dan selama ini aktif berkolaborasi dengan DJKI sekaligus memasukkan klausul dalam kontrak agar penyewa tidak menjual produk palsu," kata Ketua Asosiasi Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPbI) Cabang Jawa Timur, Sutandi Purnomo Sidi.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.