Jumat, 19 Jun 2026 11:25 WIB

Seleksi Pemain Asli Lamongan, Fakhri Husaini Temukan Beberapa Talenta Potensial

Persela gelar seleksi pemain asli Lamongan di Stadion Surajaya (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)
Persela gelar seleksi pemain asli Lamongan di Stadion Surajaya (Foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)

Lamongan - Persela Lamongan menggelar seleksi pemain untuk menatap kompetisi liga 2 musim depan. 70 pemain muda potensial menunjukan kepiawaiannya di hadapan pelatih kepala Fakhri Husaini.

70 pemain yang mengikuti seleksi tersebut berasal dari klub internal yang ada di Lamongan. Mereka akan disaring sesuai kemampuan dan potensi yang dimiliki.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Pelatih Persela Lamongan, Fakhri Husaini menyebut, jika seleksi berlangsung dari Rabu (18/5/2022) selama tiga hari sampai Jumat (20/5/2022) besok.

"Kamis besok untuk saya kerucutkan dan pilih pemain-pemain yang mungkin saya bisa usulkan untuk masuk ke Persela atau paling tidak mereka bisa magang di Persela," ujar eks pelatih timnas U-16 tersebut di Stadion Surajaya Lamongan, Rabu (18/5/2022) sore.

Menurut Fakhri, setelah memantau 70 pemain, ada beberapa pemain yang memiliki kans untuk bisa debut bersama Persela Lamongan.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

"Karena saya lihat ada beberapa yang punya potensi," tambah dia.

Pelatih berkepala plontos dan nyentrik dengan kumis tebal itu menyampaikan, ada empat indikator yang melandasi bidikannya kepada para pemain seleksi ini.

"Itu kriteria standar. Tapi standarnya untuk Liga 2, Liga 1 tentu beda-beda. Syukur-syukur kalau saya bisa dapat empat aspek itu yang masuk standar di Liga 1, sehingga nanti akan memberikan keuntungan bagi Persela," jelasnya.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Ditegaskan Fakhri, pada hari kedua seleksi akan memberikan sesi tambahan khusus untuk penjaga gawang. Hal itu dilakukan agar bisa melihat kemampuan penjaga gawang seca maksimal.

"Karena bagaimana saya bisa lihat kualitas kiper kalau seleksinya seperti ini (situasi pertandingan), karena nggak banyak serangan. Mungkin dalam satu game hanya dapat satu atau dua bola saja. Saya ndak bisa putuskan itu kiper bagus apa ndak. Jadi harus ada sesi khusus untuk kiper," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.