Selasa, 23 Jun 2026 22:28 WIB

Curhat Ibu di Medsos Anaknya Berjilbab 'Ditolak' SD, Ini Penjelasannya

  • Penulis :
  • | Minggu, 08 Jul 2018 13:50 WIB
Capture laman FB Lely.
Capture laman FB Lely.

jatimnow.com - Akun Facebook (FB) Lely Azizah mengeluhkan aturan berjilbab saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di salah satu SD Negeri favorit di Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi.

Anak perempuannya disebut ditolak masuk SD itu karena berencana berjilbab pada saat sekolah nantinya.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Saat jatimnow.com melihat laman FB Lely Azizah, status yang mengutip percakapan dengan suaminya itu diunggah hari ini, Minggu (8/7/2018).

Ditulis juga jika selain anaknya, ada calon peserta didik lainnya yang juga mendapat perlakuan yang sama dari SD tersebut.

"Selain kami, kata ayah juga ada seorang wali murid lain lagi yang mencabut berkas pendaftaran anaknya dengan alasan yang sama," tutupnya.

Kordinator Wilayah Satuan Pendidikan (Korwil Satdik) Kecamatan Pesanggaran, Murkamto, menyangkalnya. Menurutnya, yang terjadi adalah sebuah kesalahpahaman belaka.

Pihak sekolah bukan menolak, namun masih memastikan peraturan terkait seragam sekolah yang resmi.

"Bukan ditolak, tapi dipending. Karena kepala sekolahnya belum paham dengan peraturan mengenai seragam SD," jelasnya, saat dihubungi jatimnow.com.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Meski begitu, seharusnya kejadian itu tidak perlu terjadi. Karena, dalam Permendikbud Nomor 45 Tentang Seragam Nasional sudah jelas dan tegas diatur. Salah satunya hak penggunaan kerudung (jilbab) atas dasar keberagamaan bagi para siswi.

"Jadi sudah saya sampaikan, bikin aturan di sekolah itu jangan menabrak aturan yang lebih tinggi," tegasnya.

Diakuinya, kabar itu sempat beredar di khalayak. Namun pihaknya cepet turun ke lapangan untuk meluruskan dan memediasi persoalan tersebut. Dan dipastikan jika hari ini kesalahpahaman tersebut sudah beres.

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

"Kalau ditolak tidak benar, kalau pas proses pengukuran seragam memang iya. InshaAllah hari ini sudah selesai," pungkasnya.

Reporter: Irul Hamdani

Editor: Budi Sugiharto

Editor : Budi Sugiharto
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.