Kamis, 18 Jun 2026 23:14 WIB

Pamit Ambil Mainan, Balita 2 Tahun di Tulungagung Tewas Tercebur Kolam Ikan

Polisi melakukan olah TKP di lokasi tenggelamnya balita di Tulungagung. (Foto: dok Humas Polres Tulungagung/jatimnow.com)
Polisi melakukan olah TKP di lokasi tenggelamnya balita di Tulungagung. (Foto: dok Humas Polres Tulungagung/jatimnow.com)

Tulungagung - Seorang balita berusia 2 tahun ditemukan meninggal dunia di sebuah kolam ikan. Korban berinisial AD, warga Desa Sumberagung, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung.

Kasi Humas Polres Tulungagung Iptu Mohamad Anshori mengatakan, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu korban pamit kepada ibunya untuk mengambil mainan di belakang rumah. Karena lama tidak kembali, ibu korban mencari keberadaanya. Namun korban tidak berhasil ditemukan.

Baca Juga: Sasar Lansia, Residivis Jambret Asal Malang ditangkap Polisi Tulungagung

"Awalnya korban sedang bermain dan bilang ke ibunya akan mengambil mainan di belakang rumah," ujarnya, Selasa (17/5/2022).

Ibu korban sempat bertanya ke sejumlah tetangga untuk mencari keberadaan anaknya. Namun tidak ada yang tahu. Beberapa tetangga lalu ikut mencari korban. Salah seorang saksi yang ikut mencari lalu menemukan korban berada di kolam ikan dalam kondisi terapung. Saksi lalu berusaha menolong dan membawa korban ke Puskesmas.

Baca Juga: Satlantas Polres Tulungagung Tilang Truk Besar yang Nekat Masuk Jalur Alternatif

"Saksi ini kemudian berusaha menolong dan membawa korban ke Puskesmas Rejotangan, namun nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia," terangnya.

Dari hasil keterangan petugas Puskesmas Rejotangan, pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Berdasarkan hasil diagnosis Drowning atau kematiannya dikarenakan kesulitan bernafas dan kehabisan oksigen. Hasil pemeriksan visum luar juga tidak di temukan adanya tanda kekerasan bekas penganiayaan.

Baca Juga: Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

"Pihak keluarga menyatakan menerima dengan ikhlas atas meninggalnya korban, atas permintaan keluarga jenasah korban tidak dilakukan otopsi dan hanya pemeriksaan luar saja," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.