Sabtu, 20 Jun 2026 08:30 WIB

Fraksi PDIP Surabaya Turut Berduka untuk Korban Kecelakaan Bus di Tol Sumo

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri.
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri.

Surabaya - Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya menyampaikan ungkapan duka cita yang mendalam atas musibah kecelakaan bus pariwisata di Tol Sumo (Surabaya-Mojokerto), Senin kemarin. Sebanyak 14 warga Surabaya meninggal, dan 19 lainnya luka-luka.

"Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Kami dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya, menyampaikan duka cita yang mendalam atas terjadinya musibah tersebut. Kita doakan yang terbaik untuk para korban," ujar Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri, Selasa (17/5/2022).

Baca Juga: Mencari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir

"Semoga korban yang wafat mendapat tempat mulia di sisi Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa. Dan korban luka-luka, yang saat ini dalam perawatan, diberi kekuatan dan kesembuhan," imbuh pria yang akrab disapa Ipuk.

Pimpinan dan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya, lanjut Ipuk, juga senantiasa mendoakan seluruh keluarga korban agar selalu diberikan kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini.

"Dalam suasana batin yang sungguh tidak mudah ini, mari saling menguatkan. Kepada keluarga korban, panjenengan semua tidak sendiri. Ada kita seluruh keluarga besar Surabaya, yang Insya Allah akan saling menguatkan,” ujar Ipuk.

Ditambahkan, pihaknya mendorong dan mengawal agar Pemkot Surabaya memberikan perhatian optimal kepada para korban. Sebab, sebagian korban menjadi yatim setelah orang tuanya meninggal dalam musibah tersebut.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dukung Penegakan Hukum Kasus Pengeroyokan Siswa SMAN 11

"Tidak hanya terkait santunan yang diberikan pihak asuransi, Pemkot Surabaya kiranya harus memastikan pendidikan korban terutama yang masih usia pelajar dan orang tuanya meninggal karena kejadian tersebut,” ujar Ipuk.

Semua warga yang menjadi korban berasal dari Benowo, Kecamatan Pakal. Syaifuddin Zuhri, yang merupakan warga asli Kecamatan Pakal, turut terpukul atas musibah tersebut.

"Tentu sebagai warga Pakal, saya terpukul. Mohon keikhlasan doa dari seluruh warga Surabaya untuk para korban,” ujar dia.

Baca Juga: Catatan Kritis DPRD Surabaya di Moment HJKS ke 733

Musibah tersebut, lanjut Ipuk, juga telah menyisakan duka bagi keluarga besar warga di Kecamatan Pakal. Semua korban, baik yang meninggal maupun dalam perawatan, adalah warga Pakal.

"Keluarga korban juga warga di sekitar kami, warga Benowo, Pakal. Sehingga warga Pakal sangat berduka,” ujarnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.