Jumat, 19 Jun 2026 20:22 WIB

Kasus Nasi Kotak di Jombang, Polisi Masih Kumpulkan Bukti dan Periksa Saksi

Kapolsek Kesamben AKP Ahmad saat menunjukkan barang bukti yang diamankan dari acara Yasinan.(Foto: Elok Aprianto)
Kapolsek Kesamben AKP Ahmad saat menunjukkan barang bukti yang diamankan dari acara Yasinan.(Foto: Elok Aprianto)

Jombang - Kasus dugaan keracunan makanan usai menyantap nasi kotak terjadi di Dusun Garu, Desa Podoroto, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang. Aparat kepolisian turun tangan dengan mengumpulkan bukti dan memeriksa saksi.

Pemeriksaan juga menyasar penyelenggara acara Yasinan yang membagikan nasi kotak. Selanjutnya, aparat bakal memeriksa sejumlah pedagang yang menjual bahan makanan.

Baca Juga: Keracunan Massal MBG di Surabaya, BGN dan Dinkes Temukan Pelanggaran SOP

"Yang sudah diperiksa kemarin itu pemilik hajatan Ibu Eka Puji Astutik (Ibu Tutik)," ungkap Kapolsek Kesamben AKP Ahmad saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (16/5/2022).

Sebelumnya, polisi telah memeriksa salah satu tenaga honorer Polsek Kesamben. Yang bersangkutan mengetahui peristiwa awal dugaan keracunan makanan dengan korban puluhan orang. Pihak Polsek Kesamben juga memeriksa salah satu korban yang diduga keracunan makanan nasi kotak dari acara Yasinan.

"Memeriksa satu orang yang pertama kali pulang dari puskesmas, karena sudah pulang. Tapi hasil pemeriksaannya saya belum tahu," tegasnya.

Baca Juga: Satu Menu Janggal Penyebab 200 Siswa di Surabaya Keracunan MBG

Selanjutnya, Polsek Kesamben merencanakan untuk melakukan pemanggilan para pedagang yang menjual bahan makanan ke penyelenggara Yasinan. Namun waktu pemanggilannya belum ditentukan secara pasti.

Saat ditanya sudah adakah titik terang atas kasus tersebut, Ahmad mengaku pihaknya masih belum mendapatkan kesimpulan. Sebab kasusnya masih dalam proses pendalaman.

Baca Juga: 200 Siswa Keracunan MBG di Surabaya, Armuji Minta SPPG Ditutup

"Masih terus kami kaji tentang kemungkinan-kemungkinan. Terkait hal itu, kami juga masih menunggu hasil laboratorium yang dikirim ke Lapesda Jombang," pungkasnya.

Baca Juga: Usai Santap Nasi Kotak, Puluhan Warga Desa Podoroto Jombang Masuk Puskesmas

Editor : Sofyan Cahyono
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.