Jumat, 19 Jun 2026 22:38 WIB

Dindik Pastikan Mayat Tanpa Identitas Mengapung di Perairan Sedati Bukan Guru

Penemuan mayat wanita tanpa identitas di Desa Kalanganyar, Sedati. (Foto: Polsek Sedati for jatimnow.com)
Penemuan mayat wanita tanpa identitas di Desa Kalanganyar, Sedati. (Foto: Polsek Sedati for jatimnow.com)

Sidoarjo - Kepala Dinas Pendidikan Sidoarjo memastikan bahwa mayat wanita yang ditemukan nelayan pada Rabu (11/5/2022) lalu bukanlah guru TK di Sidoarjo. Pasalnya, saat ditemukan mengapung di pinggir laut dekat muara Kali Curah Ombo, Desa Kalanganyar, Kecamatan Sedati, korban mengenakan seragam guru.

"Kemarin sudah kita telusuri. Untuk sementara ini mayat tersebut bukan dari Guru TK di Sidoarjo," ujar Kepala Dinas Pendidikan Sidoarjo, Tirto Adi saat dikonfirmasi jatimnow.com, Jumat (13/5/2022).

Baca Juga: Karyawan BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Gotong Royong Tanam Pucuk Merah

Baca juga: Mayat Wanita Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Perairan Sedati Sidoarjo

Sementara itu, Kepala Sekolah TK Dharma Wanita I Sidoarjo, Nuna menyampaikan hal yang sama. Ia juga mengaku terkejut usai menerima informasi adanya penemuan mayat berseragam guru.

"Kami guru di sini juga kaget, kemarin itu diinfokan di grup WhatsApp. Dan itu bukan anggota guru kami, kok. Seragam yang dikenakan jasad tersebut itu seragam lama. Kemungkinan tahun 2010-2011," tambahnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sedati, Ipda Bambang Santosa mengatakan, proses identifikasi mayat cukup sulit dilakukan. Selain kondisi yang sudah membengkak, sidik jari mayat juga rusak.

Baca Juga: Ahli Waris Pekerja Rentan di Sidoarjo Terima Santunan JKM Rp42 Juta

"Sampai ini enggak bisa diambil sidik jarinya. Karena sudah rusak. Beda dengan mayat yang ditemukan di darat yang kadang masih bisa diidentifikasi melalui sidik jari," jelasnya.

Di sisi lain, warga di wilayah Sedati tidak ada yang melapor kehilangan anggota keluarganya. Menurutnya, lokasi penemuan mayat yang berada di pinggir laut tak bisa menjamin jika mayat tersebut adalah warga Sidoarjo. Sehingga butuh pasrtisipasi masyarakat untuk bisa mengungkap sosok mayat tersebut.

"Kami juga sudah berkoordinasi dengan Basarnas Jatim. Apakah nantinya ada yang melapor kehilangan keluarganya dengan ciri-ciri yang ada. Karena ditemukan di laut dan kondisi sudah akan membusuk," ujarnya.

Baca Juga: Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Raih Gelar Sarjana, Janji Benahi Birokrasi

Mayat tersebut diketahui kaos warna oranye bertuliskan Ikatan Guru TK Dharma Wanita Persatuan Kecamatan Sidoarjo. Mayat diperkirakan berusia sekitar 50 tahun dan mengenakan celana training.

"Kami minta masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya untuk melapor," pungkasnya.

Editor : Arina Pramudita
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.