Penjualan Sapi dan Kambing di Tulungagung Tak Terpengaruh Kasus PMK
- Penulis : Bramanta Pamungkas
- | Rabu, 11 Mei 2022 12:42 WIB
Tulungagung - Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) hewan ternak merebak di beberapa daerah di Jawa Timur (Jatim). Namun para pedagang sapi dan kambing di Pasar Hewan Terpadu Tulungagung mengaku tidak terpengaruh. Penjualan hewan ternak di pasar tersebut masih berlangsung normal. Harga jual juga relatif stabil dan tidak mengalami penurunan. Sapi dan kambing yang dijual di Pasar Hewan Terpadu Tulungagung dipastikan bukan berasal dari daerah suspect PMK.
Salah seorang pedagang, Bonar mengaku penjualan sapi miliknya tidak terpengaruh dengan kasus PMK yang terjadi di beberapa daerah. Pembeli masih ramai dan harganya juga tidak mengalami penurunan. Dalam setiap pasaran, Bonar mengaku bisa menjual hingga 5 ekor sapi. Harga sapi hidup saat ini mencapai Rp50 ribu per kilogramnya.
Baca Juga: MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung
"Harganya tergantung timbangan berat sapi. Saat ini tidak terpengaruh penyakit PMK yang banyak terjadi di beberapa daerah," ujarnya, Rabu (11/05/2022).
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Tulungagung Mulyanto menerangkan, hingga saat ini tidak ada temuan kasus PMK. Pihaknya melakukan antisipasi dengan mengawasi lalu lintas perdagangan sapi dan kambing di pasar hewan. Mereka melarang hewan dari daerah suspect PMK masuk di pasar tersebut. Petugas juga memeriksa secara intensif setiap hewan yang akan dijual di pasar.
Baca Juga: Umat Buddha di Tulungagung Ikuti Ritual Atthami Puja di Candi Sanggrahan
"Kami melakukan tindakan pencegahan dan membuat posko pengawasan di pasar hewan terpadu ini," terangnya.
Petugas melakukan penyemprotan cairan disinfektak ke setiap kendaraan yang mengangkut hewan sapi dan Kambing. Penyemprotan bertujuan untuk menonaktifkan setiap virus yang ada di hewan ternak. Sehingga virus tidak menyebar dan menular ke hewan lainnya.
Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Lakukan Pemilahan Sampah Dari Sumber
"Ini merupakan tindakan pencegahan yang kami lakukan, pemeriksaan juga akan dilakukan di kandang para peternak," pungkasnya.
Editor : Sofyan CahyonoURL : https://jatimnow.id/baca-44961-penjualan-sapi-dan-kambing-di-tulungagung-tak-terpengaruh-kasus-pmk