Wabah PMK Sapi di Kediri, Pasar Hewan Jadi Sasaran Penyemprotan Disinfektan
- Penulis : Yanuar Dedy
- | Selasa, 10 Mei 2022 15:52 WIB
Kediri - Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri melakukan penyemprotan disinfektan di Pasar Hewan Grogol Kabupaten Kediri, Selasa (10/5/2022). Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak.
Mulai kandang hingga kendaraan pengangkut hewan tak luput dari penyemprotan, termasuk mereka yang datang dari luar Kediri. Mengingat PMK sudah mewabah di daerah lain di Jawa Timur.
Baca Juga: SPMB 2026 Kediri Berubah: TKA Jadi Nilai Tambah, Pendaftaran Sepenuhnya Online
"Ini kita lakukan sebagai langkah taktis karena sejumlah kota yang berbatasan dengan Kabupaten Kediri sudah ditemukan kasus PMK," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri, Tutik Purwaningsih.
Selain melakukan penyemprotan, petugas dan sejumlah dokter hewan dari DKPP Kabupaten Kediri juga melaksanakan pemeriksaan kesehatan terhadap ratusan sapi dan kambing di pasar hewan tradisional ini.
Baca Juga: Kasus PMK di Kediri Naik Lagi: 1 Ekor Mati, 5 Dipotong Paksa
Menurut Tutik, saat ini penyebaran PMK memang menjadi perhatian khusus. Meski tidak mematikan, adanya PMK sangat merugikan peternak dari segi ekonomi. Sehingga pengawasan hewan mulai dari sapi, kambing, domba, dan babi perlu ditekankan.
"Kita akan melakukan pengawasan intensif di perbatasan keluar masuk Kabupaten Kediri," tambahnya.
Baca Juga: Antisipasi Merebaknya Wabah PMK, Disnakeswan Tulungagung Pantau Pasar Hewan
Di sana, petugas juga mengimbau para pedagang dan peternak di Kabupaten Kediri agar menjaga kebersihan hewan dan kandang. Ini dirasa penting untuk mencegah penyakit tersebut.
"Bagi hewan ternak yang telah terjangkit PMK ini tidak boleh keluar kandang untuk mencegah penularan," tutup Tutik.
Editor : Arina Pramudita