Sabtu, 20 Jun 2026 10:20 WIB

Balita di Tulungagung Ditemukan Tewas Tercebur Kolam Ikan Koi

Polisi saat melakukan olah TKP di kolam ikan koi (Foto: Humas Polres Tulungagung)
Polisi saat melakukan olah TKP di kolam ikan koi (Foto: Humas Polres Tulungagung)

Tulungagung - Balita di Desa/Kecamatan Rejotangan Tulungagung ditemukan meninggal dunia di sebuah kolam ikan koi milik orang tuanya. Korban berinisial US (4), diduga tercebur ke dalam kolam saat ditinggal orang tuanya ke kandang.

Pihak keluarga menolak untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah korban, dan menerima peristiwa ini sebagai musibah.

Baca Juga: Plt Bupati Tulungagung Ajak Masyarakat Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Mohammad Anshori mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (7/5/2022) petang. Persitiwa naas ini bermula sekitar pukul 16.00 WIB, kedua orang tua korban pergi untuk menengok kandang burung puyuh di lokasi lain. Mereka meninggalkan korban bersama kakaknya.

"Orang tua korban sedang ke kandang burung puyuh dan korban tetap di rumah bersama kakaknya," ujarnya, Minggu (8/5/2022).

Baca Juga: Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Saat pulang, mereka melihat korban sudah tidak ada di rumah. Ayah korban lalu melihat ke kolam koi yang terdapat di bagian belakang rumah. Saat itulah ayah korban melihat besek bambu atau wadah pakan ikan yang biasa digunakan korban mengapung di atas kolam. Karena curiga, ayah korban lalu masuk ke kolam dan melakukan pengecekan.

"Ternyata korban ditemukan sudah meninggal di kolam tersebut," terangnya.

Baca Juga: Asyik Nongkrong di Warung Kopi, Puluhan Pelajar di Tulungagung Terjaring Razia

Dari hasil olah TKP, kolam ikan koi ini memiliki kedalaman sekitar 1,3 meter. Polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau bekas penganiayaan pada tubuh korban. Pihak keluarga juga menolak untuk dilakukan autopsi, dan menerima kejadian ini sebagai musibah.

"Jenazah lalu kita serahkan ke pihak keluarga untuk segera dimakamkan," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.